5 Pemegang Kripto Terkaya di Dunia Memiliki Aset Senilai $3,5 Miliar, Namun 35% Tidak Dapat Diakses!

5 Pemegang Kripto Terkaya di Dunia Memiliki Aset Senilai $3,5 Miliar, Namun 35% Tidak Dapat Diakses!

Jakarta, Pintu News – Menurut data terbaru dari Arkham, sebuah firma intelijen blockchain, lima pemegang kripto teridentifikasi dengan alamat dompet yang dikenal publik memiliki aset kripto sekitar $3,5 miliar. Namun, sebuah tantangan besar muncul karena sebagian besar dari aset tersebut, yakni 35% atau $1,21 miliar, dikategorikan sebagai tidak dapat diakses.

Artikel ini akan menjelaskan lebih lanjut tentang situasi ini dan dampaknya terhadap pemahaman kita mengenai kekayaan dalam ekosistem kripto!

Profil Pemegang Kripto Teratas

Justin Sun, pendiri jaringan Tron, menempati posisi teratas dengan aset kripto sebesar $1,06 miliar dalam dompetnya. Dompetnya didominasi oleh stablecoin miliknya sendiri, Decentralized USD (USDD), dengan jumlah $275 juta, diikuti oleh token asli jaringan Tron, TRX, yang nilainya $237 juta.

Selain Sun, ada beberapa nama besar lainnya dalam daftar ini, termasuk Vitalik Buterin, salah satu pendiri Ethereum, dengan aset $757 juta, yang sebagian besar adalah dalam bentuk ETH.

Baca Juga: Mengungkap Rahasia Kekayaan Baru: Para Miliarder Crypto yang Mendominasi Dunia!

Masalah Aksesibilitas dan Dampaknya

arkham crypto top 5
Sumber: Akun X Arkham Intel

Rain Lõhmus, pendiri LHV Bank Estonia, yang memiliki Ether senilai $769 juta, telah dikategorikan sebagai tidak dapat diakses karena kehilangan akses ke kunci privatnya.

Stefan Thomas, mantan CTO di Ripple, juga kehilangan akses ke Bitcoin senilai $442 juta karena lupa password hard drive terenkripsi yang menyimpan detil kriptonya. Kisah-kisah ini menyoroti risiko signifikan dalam pengelolaan aset digital yang bahkan dapat mempengaruhi investor yang sangat berpengalaman.

Baca Juga: Warren Buffett: Buku yang Mengubah Hidupnya Menjadi Miliarder

Implikasi Lebih Luas

Situasi ini menunjukkan pentingnya solusi manajemen kunci yang lebih aman dan inisiatif pemulihan dalam industri kripto. Ini juga mempengaruhi bagaimana pasar dan regulator mungkin melihat risiko yang terkait dengan investasi dan penyimpanan aset kripto.

Kejadian ini membuka diskusi lebih lanjut tentang kebutuhan akan standar keamanan yang lebih tinggi dan mungkin mendorong pengembangan teknologi baru yang dapat mencegah kehilangan akses ke aset digital yang berharga.

Kesimpulan

Kasus ini menggambarkan realitas bahwa meskipun kripto dapat menawarkan potensi pertumbuhan yang besar, mereka juga datang dengan tantangan unik, terutama terkait dengan penyimpanan dan aksesibilitas aset. Kejadian-kejadian ini tidak hanya mempengaruhi individu yang terlibat tetapi juga memiliki implikasi lebih luas bagi kepercayaan dan stabilitas pasar kripto secara keseluruhan.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: