Libertify Luncurkan AI Audit untuk Revolusi Manajemen Risiko Crypto, Bagaimana Cara Kerjanya?

author:

Array

Libertify Luncurkan AI Audit untuk Revolusi Manajemen Risiko Crypto, Bagaimana Cara Kerjanya?

Libertify, pemimpin dalam platform Manajemen Risiko berbasis AI untuk investor ritel, telah meluncurkan fitur AI Audit yang inovatif. Alat ini dirancang untuk membantu para penggemar crypto dalam menilai dan mengelola risiko portofolio mereka dengan lebih efisien.

Steve Rosenblum, pendiri dan CEO Libertify, berpendapat bahwa solusi investasi yang didukung oleh Kecerdasan Buatan (AI) dapat menjadi jawaban untuk tantangan yang dialami oleh investor.

AI Audit: Bukan Hanya Alat, tetapi Sekutu Strategis

AI Audit dari Libertify menawarkan pendekatan revolusioner dalam manajemen kekayaan crypto. Alat ini memungkinkan pengguna untuk menilai risiko portofolio mereka dan menerima saran optimalisasi instan yang disesuaikan dengan kepemilikan mereka.

Baca juga: OpenAI Luncurkan GPT-3.5 Turbo yang Dapat Disesuaikan, Seperti Apa?

Steve Rosenblum, CEO Libertify, menekankan pentingnya memahami tren pasar historis untuk membuat keputusan investasi yang tepat. Dengan AI Audit, pengguna mendapatkan pandangan komprehensif untuk mengevaluasi risiko dan menerima umpan balik yang dapat dijalankan untuk pengambilan keputusan yang lebih baik.

Salah satu fitur unggulan dari AI Audit Libertify adalah kompatibilitas universalnya. Alat ini dapat terintegrasi dengan sempurna dengan dompet digital terkemuka seperti Coinbase, Binance, MetaMask, dan Ledger.

Memanfaatkan AI untuk Manajemen Risiko Crypto yang Kuat

Libertify membedakan dirinya dengan menggabungkan AI, jaringan saraf, dan pembelajaran mesin untuk memberikan perlindungan maksimal terhadap volatilitas crypto. Di masa lalu, alat manajemen risiko canggih hanya tersedia untuk bank besar dan institusi elit.

Dengan proyeksi peningkatan jumlah investor crypto pada tahun 2025, alat AI Libertify datang pada waktu yang tepat, memberikan panduan bagi semua orang untuk dengan percaya diri menavigasi dunia investasi crypto yang seringkali berombak.

Rosenblum membagikan kesalahan umum yang sering dilakukan oleh investor crypto. Kesalahan-kesalahan ini seringkali berasal dari bias kognitif yang mengaburkan pertimbangan, menyebabkan investor menyimpang dari strategi investasi yang sehat.

Menjadi sadar akan bias-bias ini adalah langkah pertama menuju pengambilan keputusan investasi yang lebih rasional. Menggunakan alat berbasis AI seperti solusi AI Libertify dapat memberikan wawasan objektif yang meniadakan bias-bias ini, membantu investor membuat pilihan yang sejalan dengan tujuan keuangan jangka panjang mereka.

Baca juga: Terus Berinovasi, Inilah 5 Proyek Crypto Terbaik di Tahun 2023!

Pengakuan dan Rencana Masa Depan Libertify

Setelah peluncurannya, Libertify telah mendapat banyak perhatian dan berhasil mendapatkan tempat di kontes Fast Track Hong Kong FinTech In Paris. Pengakuan ini menyoroti potensi alat dalam mengubah lanskap fintech.

Menatap ke depan, perusahaan berencana untuk memperluas layanannya ke pasar saham tradisional, dengan peluncuran yang diharapkan pada Q3 2023. Dengan pendanaan awal sebesar 3,5 juta euro, Libertify berada di jalur yang cepat untuk memberikan akses ke alat AI canggihnya, melayani pemain institusional dan publik yang lebih luas.

Pada akhirnya, melalui teknologi AI yang canggih, investor kini memiliki opsi alat yang lebih baik untuk mengambil keputusan investasi yang tepat dan mengoptimalkan portofolio mereka.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Array