Perubahan Besar dalam Dunia Crypto: Senator AS Hadirkan Kerangka Regulasi Crypto Baru!

Perubahan Besar dalam Dunia Crypto: Senator AS Hadirkan Kerangka Regulasi Crypto Baru!

Senator Amerika Serikat, Cynthia Lummis dan Kirsten Gillibrand, berencana untuk mengajukan kembali legislasi yang bertujuan untuk menetapkan kerangka regulasi yang komprehensif untuk aset digital.

Mereka akan mengajukan kembali Responsible Financial Innovation Act ke Senat pada tanggal 12 Juli 2023 setelah sekitar setahun ditunda dalam sesi Kongres sebelumnya.

Mengklarifikasi Peran Regulator dalam Mengatur Aset Digital

Legislasi bipartisan ini — Lummis adalah anggota Partai Republik dan Gillibrand adalah Demokrat — bertujuan untuk memperjelas peran Securities and Exchange Commission (SEC) dan Commodity Futures Trading Commission dalam mengatur aset digital, serta memberikan perlindungan konsumen.

Baca Juga: Mulai Perketat Regulasi, Italia Terapkan Pajak Crypto 26% Mulai Tahun 2023!

RUU Lummis-Gillibrand pertama kali diperkenalkan pada Juni 2022 di tengah jatuhnya pasar crypto yang mengakibatkan kebangkrutan beberapa perusahaan berprofil tinggi dan penurunan harga banyak token.

Menurut lembar fakta yang disediakan oleh Lummis, legislasi yang diperbarui akan mencakup pembaruan pada kode pajak AS yang memungkinkan industri “untuk membiayai pengawasan sendiri,” serta menjaga agar tidak terjadi lagi kejadian seperti FTX — bursa crypto yang kolaps pada November 2022 setelah RUU diperkenalkan.

Tanggapan terhadap Legislasi

Tanggapan terhadap Legislasi

Twitter

RUU Lummis dan Gillibrand dirancang setelah kegagalan Terraform Labs, perusahaan berbasis di Korea Selatan yang melihat stablecoin algoritmiknya lepas dari dolar AS.

Sebagai hasilnya, legislasi juga akan mengharuskan stablecoin pembayaran hanya dapat dikeluarkan oleh lembaga penyimpanan.

Beberapa pembuat undang-undang dan pemimpin industri telah mengkritik regulator AS karena kurangnya kejelasan yang akan memungkinkan perusahaan beroperasi tanpa risiko tindakan penegakan hukum atau penindasan lainnya.

Banyak orang di ruang ini telah memuji RUU Lummis-Gillibrand karena mengambil tindakan bipartisan pada saat beberapa pejabat terpilih telah mempolitikkan aspek dari ruang crypto.

Baca Juga: Portugal Usulkan Pajak Crypto 28% dalam Anggaran 2023

Beberapa diantaranya adalah Senator Elizabeth Warren yang menyoroti penggunaan aset digital yang tidak sah hingga gubernur Florida dan calon presiden 2024, Ron DeSantis, yang meminta pelarangan mata uang digital bank sentral.

Sementara Responsible Financial Innovation Act adalah salah satu opsi, anggota DPR telah mengusulkan legislasi lain yang bertujuan untuk mengatasi kerangka kerja untuk mata uang crypto.

Rancangan diskusi yang dirilis pada bulan Juni di DPR akan sebagian besar membatasi otoritas SEC atas perusahaan crypto, sementara Komite Layanan Keuangan DPR juga telah merancang legislasi yang mengusulkan Federal Reserve menjadi regulator utama di balik penetapan persyaratan untuk stablecoin.

*Disclaimer:
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: