Peretas Lazarus Group Kembali Gunakan Tornado Cash untuk Cuci Uang $12 Juta!

Peretas Lazarus Group Kembali Gunakan Tornado Cash untuk Cuci Uang $12 Juta!

Kelompok peretas Lazarus Group asal Korea Utara kembali menggunakan layanan pencampur koin Tornado Cash untuk mencuci uang senilai $12 juta dalam bentuk mata uang kripto Ether (ETH) selama 24 jam terakhir. Firma analisis blockchain Elliptic melaporkan bahwa lebih dari 40 transaksi telah dikirim oleh Lazarus Group ke Tornado Cash pada tanggal 13 dan 14 Maret. Elliptic juga mengaitkan peretasan Heco Bridge dan HTX senilai $100 juta pada bulan November lalu dengan Lazarus Group. Simak berita lengkapnya berikut ini!

Kronologi Peretasan Lazarus Group

aliran dana peretasan lazarus grup
Aliran dana dari peretasan HTX/HECO ke Tornado Cash. Sumber: Elliptic

Lazarus Group bertanggung jawab atas peretasan senilai lebih dari $3 miliar selama enam tahun terakhir, menurut laporan perusahaan keamanan siber Recorded Future. Tornado Cash sendiri telah terkena sanksi AS sejak Agustus 2022. Hal ini mendorong Lazarus Group untuk menggunakan mixer lain, Sinbad, untuk mengaburkan keuntungan haram mereka. Namun, Sinbad sendiri disita oleh otoritas AS pada bulan November, mendorong Lazarus untuk kembali menggunakan Tornado Cash.

Meskipun telah dikenai sanksi dua kali, Tornado Cash masih beroperasi melalui kontrak pintar terdesentralisasi yang tidak dapat disita atau dinonaktifkan. Elliptic menyebutkan bahwa kembalinya penggunaan Tornado Cash kemungkinan mencerminkan terbatasnya jumlah mixer skala besar yang beroperasi sekarang karena penindakan penegak hukum terhadap layanan seperti Sinbad.io dan Blender.io.

Baca Juga: BTC Anjlok 4,81%, Mengapa Crypto Turun Hari Ini (15/3/24)?

Tantangan Bagi Penegak Hukum

Aktivitas Lazarus Group menyoroti masalah yang lebih besar di bidang mata uang digital. Meskipun otoritas AS baru-baru ini meluncurkan serangan signifikan terhadap banyak pencampur mata uang kripto, organisasi-organisasi ini berhasil bertahan hidup. Dengan ditutupnya mixer terpusat seperti Blender dan Sinbad, operasi Lazarus kembali ke Tornado Cash. Tindakan ini menggarisbawahi kekurangan mekanisme kontrol yang ada dari layanan keuangan terdesentralisasi.

Data yang dirilis oleh Chainalysis menunjukkan bahwa perang melawan pencampur mata uang kripto membuahkan hasil, karena penurunan 29% dalam pencucian uang kripto tercatat pada tahun 2023. Namun, kembalinya Lazarus Group di Tornado Cash menyoroti permainan kucing-dan-tikus yang tak henti-hentinya antara regulator dan penjahat dunia maya. Lingkungan yang terus berkembang ini menjadi rintangan konstan bagi pemerintah yang mencoba mengendalikan aliran transaksi keuangan ilegal.

Baca Juga: Bitcoin Halving Sebulan Lagi, Apa yang Harus Diperhatikan?

Kemampuan Adaptasi Lazarus Group

Menanggapi meningkatnya pengawasan peraturan, Lazarus Group telah menunjukkan kemampuan beradaptasi yang luar biasa. Setelah penindakan terhadap Sinbad, organisasi tersebut mulai menggunakan YoMix, sebuah langkah yang dilaporkan oleh Coingape. Adaptasi ini mencerminkan kemampuan kelompok untuk menavigasi lanskap peraturan mata uang kripto dan langkah-langkah penegakan hukum yang terus berkembang.

Tindakan Lazarus Group tidak hanya menyoroti ancaman terus-menerus yang ditimbulkan oleh kejahatan dunia maya yang disponsori negara, tetapi juga kebutuhan kritis akan respons global yang terkoordinasi. Karena kelompok tersebut terus mengeksploitasi aspek desentralisasi dari layanan mata uang kripto, menjadi jelas bahwa pendekatan inovatif diperlukan untuk mengatasi tantangan ini secara efektif.

Kesimpulan

Lazarus Group terus menjadi ancaman signifikan bagi keamanan siber global. Kemampuan mereka untuk beradaptasi dengan lanskap peraturan yang berubah dan mengeksploitasi kerentanan dalam layanan keuangan terdesentralisasi menunjukkan perlunya kewaspadaan dan kerja sama yang berkelanjutan antara pemerintah, lembaga penegak hukum, dan perusahaan keamanan siber.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi