Market Bitcoin (BTC) ‘Merah’ di Q3 2023, Gimana Kondisi Market di Q4 Mendatang?

Market Bitcoin (BTC) ‘Merah’ di Q3 2023, Gimana Kondisi Market di Q4 Mendatang?

Kuartal ketiga tahun ini menjadi momen suram bagi Bitcoin. Mata uang crypto ini mencatatkan penurunan sebesar 11,1% bagi para investor, hanya sedikit mengalahkan obligasi jangka panjang yang mencatatkan penurunan sebesar 11,9% dalam periode yang sama. Simak berita lengkapnya berikut ini!

Bitcoin dan Tantangan di Q3

bitcoin dan tantangan di q3 2023
Sumber: NYDIG

Bitcoin, mata uang crypto yang menjadi primadona di dunia digital, harus merasakan pahitnya penurunan nilai di kuartal ketiga tahun ini.

Greg Cipolaro, Kepala Penelitian Global di perusahaan Bitcoin NYDIG, menulis tentang performa buruk Bitcoin dan bagaimana hal itu bertentangan dengan perkembangan terkini di ruang crypto.

Cipolaro menunjuk berbagai faktor seperti kasus pengadilan yang menguntungkan, perubahan makroekonomi, kebuntuan terkini atas pendanaan pemerintah, debat tentang utang AS, dan “upaya berkelanjutan untuk mendapatkan persetujuan untuk Bitcoin ETF spot,” namun tidak satupun dari perkembangan ini berhasil mendorong Bitcoin melewati batas atas kisarannya yang saat ini berada di $31.000.

Namun, Bitcoin bukanlah satu-satunya aset yang mencatatkan kerugian di kuartal terakhir. Faktanya, hampir setiap kelas aset, termasuk emas dan logam mulia lainnya, pasar saham AS, dan real estat – mengalami penurunan persentase yang signifikan.

Baca Juga: Arthur Hayes Ungkap Teori ‘Double Happiness’, Menandakan Market Crypto yang Bullish?

Apa Harapan untuk Market Crypto di Q4?

event besar di q3 2023
Sumber: NYDIG

Meski performa Bitcoin di kuartal ketiga cukup suram, ada harapan di kuartal keempat. Cipolaro menyoroti bahwa Bitcoin cenderung menunjukkan performa buruk di kuartal ketiga setiap tahunnya.

Namun, dia menulis bahwa performa yang kurang memuaskan ini memiliki sisi positif: kuartal keempat secara historis adalah salah satu kuartal terbaik untuk aset ini. Jadi, para investor Bitcoin perlu menunggu dan melihat apakah mata uang crypto ini dapat pulih dan kembali ke tren awal 2023, yang telah melihat aset ini meroket.

Bitcoin telah naik 63% dalam setahun, hanya satu dari empat yang mencatatkan kenaikan dua digit, dan melampaui pesaing terdekatnya, Dana Pertumbuhan Besar AS, lebih dari dua kali lipat.

Meski mengalami penurunan di kuartal ketiga, Bitcoin masih memiliki peluang untuk bangkit di kuartal keempat. Dengan berbagai perkembangan yang terjadi, para investor perlu tetap waspada dan optimis.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: