Krisis di Industri Game, Aktor Suara Video Game Siap Mogok Demi Upah dan Perlindungan Lebih?

Krisis di Industri Game, Aktor Suara Video Game Siap Mogok Demi Upah dan Perlindungan Lebih?

Aktor suara dan pelaku motion capture di industri video game telah memberikan suara mendukung mogok kerja jika negosiasi kontrak kerja baru gagal. Dengan industri game yang menghasilkan pendapatan miliaran dolar, tuntutan mereka untuk upah yang lebih baik dan perlindungan lebih menjadi sorotan utama. Simak berita lengkapnya berikut ini!

Suara Bulat untuk Mogok Kerja

mogok kerja aktor suara
Sumber: Victoria Atkin

Divisi media interaktif dari Screen Actors Guild (SAG-AFTRA) memberikan suara mendukung mogok kerja jika negosiasi dengan penerbit game tidak menghasilkan kontrak baru yang menguntungkan bagi aktor suara dan pelaku motion capture.

Meskipun hanya sekitar 27% pemilih yang memenuhi syarat berpartisipasi, lebih dari 98% dari 34,687 yang memberikan suara mendukung mogok kerja.

Negosiasi antara perwakilan video game SAG-AFTRA dan studio game yang menandatangani kontrak dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan.

Baca Juga: Google Pixel 8 dan Pixel 8 Pro: Inovasi AI dan Kemampuan Kamera yang Revolusioner!

Tantangan yang Dihadapi Aktor Suara

tantangan yang dihadapi aktor suara
Sumber: Akun X Victoria Atkin

Dilansir dari Decrypt, anggota serikat SAG-AFTRA di sektor video game menghadapi tantangan serupa dengan aktor dan penulis di industri film dan televisi. Mereka semua menyuarakan kekhawatiran tentang penggunaan potensial kecerdasan buatan dalam pekerjaan mereka.

Selain itu, upah minimum tidak mengikuti inflasi atau tidak beradaptasi dengan model industri yang berubah.

Beberapa penerbit game besar seperti Activision, EA, dan Epic Games termasuk dalam daftar perusahaan game yang sedang dalam negosiasi.

Baca Juga: Sam Altman CEO OpenAI: Menimbang Antara Regulasi AI yang Ketat dan Inovasi!

Isu Utama dalam Negosiasi

Selain tuntutan upah yang lebih baik, aktor suara dan pelaku motion capture juga menuntut konsultasi dari perusahaan besar seperti Disney dan Activision mengenai penggunaan AI untuk menciptakan suara.

SAG-AFTRA juga menuntut langkah-langkah keselamatan tambahan untuk pelaku motion capture, yang memerlukan penanda atau sensor di kulit atau pakaian khusus untuk membantu pembuat game menciptakan gerakan karakter.

Aktor suara, Cissy Jones, menyoroti kekuatan AI ketika menyadari bahwa suaranya telah digunakan tanpa izin di platform media sosial.

Dengan industri game yang terus berkembang dan menghasilkan pendapatan yang signifikan, tuntutan aktor suara dan pelaku motion capture untuk upah yang lebih baik dan perlindungan lebih tidak bisa diabaikan. Saat ini, semua mata tertuju pada hasil negosiasi yang akan menentukan masa depan industri ini.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

    Referensi: