Harry Styles dan EVNTZ Ubah Wajah Pengalaman Konser dengan Teknologi Blockchain!

Array

Harry Styles dan EVNTZ Ubah Wajah Pengalaman Konser dengan Teknologi Blockchain!

Hadiah Non-fungible token (NFT) sering dianggap sebagai cerminan zaman sekarang, merubah relasi antara seniman dan penggemar serta menciptakan garis tipis antara pengalaman fisik dan digital.

Awal bulan ini, bintang pop Inggris dan mantan anggota band One Direction, Harry Styles, mengadakan konser di Slade Castle, Irlandia. Penggemar diajak untuk menggunakan EVNTZ, aplikasi resmi untuk konser tersebut, dan mampu membuka dompet digital yang dapat menyimpan hadiah berbasis blockchain di masa depan. Simak berita lengkapnya berikut ini!

Pemanfaatan EVNTZ: Transformasi Pengalaman Konser

polygon evntz app
Sumber: Akun Twitter Polygon

Dilansir dari Coindesk, aplikasi ini bekerja sama dengan Co:Create, perusahaan infrastruktur Web3, dan menggerakkan pengalaman melalui API-nya yang terhubung dengan Polygon, sebuah sidechain Ethereum yang terkenal.

Kim O’Callaghan, pendiri EVNTZ, mengungkapkan kepada CoinDesk bahwa dari 80.000 penggemar yang hadir, 5.000 di antaranya mengklaim dompet melalui aplikasi tersebut, yang menghasilkan lebih dari 100.000 interaksi unik.

Menurut O’Callaghan, aplikasi ini berfungsi sebagai layanan satu atap bagi penggemar yang hadir dalam konser. Melalui aplikasi ini, mereka mampu memesan transportasi, memposting foto ke media sosial dan mengakses merchandise. Dia juga memberikan teaser untuk hadiah in-app di masa depan yang terkait dengan keterlibatan dalam komunitas penggemar.

Baca Juga: Tokenproof Berikan Pengalaman VIP Konser Paris Hilton untuk Pemegang Avatar Ini!

Inovasi di Balik EVNTZ: Menggabungkan Pengalaman Musik dengan Teknologi Blockchain

evntz teknologi blockchain
Sumber: EVNTZ App

“Tim EVNTZ sedang menjelajahi berbagai fitur hadiah yang didukung oleh Web3, dirancang untuk memberdayakan generasi berikutnya dari penggemar musik,” kata O’Callaghan, dikutip dari Coindesk, Minggu (2/7/2023).

“Tujuan kami adalah memenuhi harapan penggemar yang semakin meningkat yang sebenarnya berhak mendapatkan pengalaman yang lebih baik sebagai imbalan atas loyalitas mereka,” tambahnya.

Aplikasi tersebut, yang rencananya akan menawarkan pengalaman untuk seniman lainnya pada tahun 2024, dirancang untuk menjadi pintu masuk yang mulus ke teknologi blockchain tanpa kebutuhan pengalaman sebelumnya.

Baca Juga: The Weeknd Luncurkan Pengalaman Tur Metaverse Interaktif yang Menarik!

Membangun Loyalitas Komunitas dengan Teknologi Web3

Menurut O’Callaghan, industri event seringkali menciptakan jarak antara penggemar dan tidak secara inheren memberi penghargaan kepada penggemar atas dedikasi mereka kepada artis tertentu. Dia menjelaskan bahwa hadiah dan pengalaman berbasis blockchain dapat membantu membuka jalur baru untuk artis dan penggemar.

“Kami dapat meningkatkan loyalitas komunitas dengan memanfaatkan Web3, memungkinkan penciptaan pengalaman yang menghibur dan gamified yang menawarkan penggemar hadiah yang mereka miliki sendiri,” ujarnya.

CEO Co:Create, Tara Fung, berpendapat bahwa menawarkan pengalaman ini secara on-chain memungkinkan transparansi dan rute yang lebih mudah bagi merek untuk terhubung dengan penggemar.

Dia juga menunjukkan bahwa penggemar dapat menggunakan alat-alat blockchain untuk mempengaruhi arah merek favorit mereka dan mendapatkan hadiah karena melakukannya. Dengan menerapkan teknologi ini, pengalaman konser tidak lagi sekadar menikmati musik, tetapi menjadi bagian dari suatu komunitas yang terhubung dan dihargai.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca

Referensi:

Array