Waspada! Amerika Serikat dalam Kondisi Fiskal yang Tidak Berkelanjutan

Waspada! Amerika Serikat dalam Kondisi Fiskal yang Tidak Berkelanjutan

Federal Reserve (The Fed) memberikan peringatan keras kepada Amerika Serikat (AS) terkait kondisi fiskal yang tidak berkelanjutan. Ketua The Fed, Jerome Powell, menyatakan bahwa utang AS saat ini tumbuh lebih cepat dibandingkan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. Hal ini tentu menjadi ancaman serius bagi stabilitas ekonomi negara adidaya tersebut.

Kondisi Fiskal AS yang Tidak Berkelanjutan

Powell menegaskan bahwa AS sedang berada di jalur fiskal yang tidak berkelanjutan. Utang pemerintah federal AS terus meningkat, sementara pertumbuhan ekonomi tidak mampu mengimbanginya. Kondisi ini dapat berdampak buruk pada perekonomian AS dalam jangka panjang.

Baca Juga: Bagaimana Keputusan The Fed di Mei 2024 Mempengaruhi Aset Crypto?

Powell juga menekankan pentingnya diskusi yang serius dan dewasa antara para pejabat terpilih AS untuk mengatasi masalah utang yang menggunung ini. Menurutnya, sudah saatnya bagi pemerintah AS untuk mengambil langkah-langkah konkret untuk mengurangi tingkat utang dalam perekonomian.

Dampak terhadap Kebijakan Moneter The Fed

sejarah the fed

Kondisi fiskal AS yang tidak berkelanjutan juga berdampak pada kebijakan moneter The Fed. Powell menyatakan bahwa The Fed masih menunggu bukti kuat tentang kekuatan ekonomi sebelum mempertimbangkan untuk menurunkan suku bunga.

The Fed menilai bahwa pemangkasan suku bunga belum tepat dilakukan saat ini. Powell menjelaskan bahwa sebagian besar anggota dewan The Fed percaya bahwa pemangkasan suku bunga akan terjadi pada tahun ini, tetapi tidak dalam waktu dekat.

Penurunan Suku Bunga dan Dampaknya

Pemangkasan suku bunga oleh The Fed biasanya dianggap sebagai sinyal positif bagi aset berisiko, seperti cryptocurrency dan perusahaan teknologi yang berorientasi pada pertumbuhan.

Ketika The Fed menurunkan suku bunga, biaya pinjaman menjadi lebih murah, sehingga dapat meningkatkan aktivitas belanja secara keseluruhan dan selera risiko dalam perekonomian. Powell memperkirakan bahwa inflasi akan terus menurun selama paruh pertama tahun ini. The Fed akan meninjau kembali strateginya pada pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) berikutnya pada bulan Maret.

Paragraf Penutup

Peringatan dari The Fed tentang kondisi fiskal AS yang tidak berkelanjutan menjadi sinyal bahaya bagi perekonomian global. Pemerintah AS harus segera mengambil tindakan tegas untuk mengatasi masalah utang yang menggunung ini. Kegagalan dalam mengatasi masalah ini dapat berdampak buruk pada stabilitas ekonomi AS dan dunia.

Baca Juga: Arab Saudi Masih Pertimbangkan Bergabung dengan BRICS, Bagaimana Nasib Indonesia?

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer:
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi