Bank Italia Buka Pintu Lebar untuk Crypto Melalui Kolaborasi Conio dan Coinbase

author:

Bank Italia Buka Pintu Lebar untuk Crypto Melalui Kolaborasi Conio dan Coinbase

Inovasi terkini di sektor keuangan Italia mengejutkan pasar global. Dengan kerjasama antara Conio, perusahaan dompet crypto, dan Coinbase, bursa crypto terkemuka asal Amerika, bank-bank di Italia kini siap menyediakan layanan crypto kepada nasabahnya. Langkah ini diambil untuk menjawab permintaan yang meningkat akan aset digital dan memberikan solusi likuiditas yang aman.

Kolaborasi Strategis Conio dan Coinbase

coinbase kolaborasi dengan conio
Sumber: Bank Rate

Conio, yang sebagian dimiliki oleh Poste Italiane dan Banca Generali, telah mengumumkan kemitraan strategis dengan Coinbase. Kemitraan ini memungkinkan Conio untuk menggunakan Coinbase Prime sebagai penyedia likuiditas. Ini merupakan langkah besar bagi bank-bank Italia untuk memenuhi permintaan yang berkembang atas aset digital dengan mengakses likuiditas dari Coinbase.

Baca juga: Coinbase Meluncurkan Crypto Futures yang Diatur untuk Pedagang Ritel Amerika Serikat

Kerjasama ini tidak hanya membuka peluang baru bagi Conio, tetapi juga bagi Coinbase yang ingin memperluas jangkauannya di pasar Eropa. Orlando Merone, General Manager Conio, menyatakan,

“Tujuan kami adalah untuk menjadi mitra yang paling dapat diandalkan bagi bank, lembaga keuangan, dan perusahaan yang ingin memasuki dunia aset digital.”

Sementara itu, Daniel Seifert, Wakil Presiden dan Regional Managing Director EMEA Coinbase, juga menyampaikan antusiasmenya atas kolaborasi ini.

Integrasi Crypto dalam Layanan Perbankan

Tren integrasi crypto dalam layanan perbankan semakin meningkat di Italia. Bank of Italy baru-baru ini mengumumkan kerjasama dengan tim skalabilitas Ethereum, Polygon, dan penyedia infrastruktur crypto Fireblocks.

Program percontohan ini bertujuan untuk menciptakan platform DeFi institusional yang diatur. Conio berencana untuk memperluas dukungan dompet kustodian hingga hampir 50 token berbeda melalui integrasi ini pada akhir tahun 2023.

Dengan lebih dari 400.000 pelanggan yang ada, Conio membawa basis pengguna yang mapan ke meja perundingan. Keterlibatan mereka juga mencakup proyek Euro Token yang dipimpin oleh bank sentral Italia, yang mengeksplorasi penggunaan euro digital yang dikeluarkan secara sentral.

Baca juga: Bank Sentral Italia dan Korea Selatan Jalin Kerjasama dalam Pengembangan CBDC

Regulasi MiCA dan Pertumbuhan Crypto di Eropa

stefan berger mica regulation

Peningkatan kepercayaan terhadap adopsi crypto terus berlanjut di sektor keuangan Eropa. Klarifikasi regulasi yang ditawarkan oleh kerangka kerja crypto yang akan datang seperti Markets in Crypto Assets (MiCA) telah mempercepat keterbukaan institusi terhadap mata uang digital.

Orlando Merone menekankan bahwa Conio telah menciptakan dompet bitcoin multisignature pertama untuk smartphone di Italia. Kerangka kerja MiCA diharapkan dapat memberikan dorongan bagi pertumbuhan crypto di kawasan Eropa. Ini akan memungkinkan Conio untuk menambahkan rantai Ethereum Virtual Machine (EVM) dan menargetkan untuk memperluas cakupan pasar crypto hingga 60%.

Regulasi yang jelas dan terstruktur diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan dan adopsi crypto di kalangan lembaga keuangan tradisional.

Pada akhirnya, kemitraan antara Conio dan Coinbase membuka babak baru dalam sejarah perbankan Italia. Dengan dukungan dari institusi keuangan legendaris dan regulasi yang mendukung, masa depan crypto di Italia tampak cerah.

Langkah ini menandai era baru di mana bank tradisional dan aset digital berkolaborasi untuk menciptakan ekosistem keuangan yang lebih inklusif dan inovatif.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: