Koin Candy Lena Network Anjlok 87% Setelah Penarikan Dana $2,9 Juta!

Koin Candy Lena Network Anjlok 87% Setelah Penarikan Dana $2,9 Juta!

Dalam dunia mata uang kripto, penarikan dana atau rug pull dan peretasan menjadi masalah yang kian mengkhawatirkan. Baru-baru ini, koin Candy dari Lena Network mengalami penurunan nilai hingga 87% setelah diduga tim pengembang melarikan dana investor sebesar $2,9 juta. Insiden ini menjadi sorotan dan menimbulkan keresahan di kalangan investor kripto. Simak berita lengkapnya berikut ini!

Kronologi Penarikan Dana Koin Candy

Koin Candy, bagian dari protokol likuiditas Lena Network, diluncurkan pada 6 Maret 2024. Namun, hanya dalam hitungan jam setelah peluncurannya, koin ini langsung anjlok hingga 87%. Berdasarkan data dari Dexscreener, koin Candy sempat mencapai titik tertinggi harian di $3,08 pada pukul 12:48 UTC, sebelum jatuh ke $0,38 pada pukul 5:45 UTC.

Penurunan tajam ini terjadi setelah data on-chain menunjukkan bahwa alamat deployer Lena Network telah mengirim 753,11 ETH senilai $2,9 juta ke alamat yang terkait dengan bursa OKX. Transaksi ini ditafsirkan sebagai indikasi bahwa investor berniat untuk menjual koin Candy.

Jumlah ETH yang ditransfer tersebut hampir sama dengan 850 ETH (senilai $3,2 juta) yang berhasil dikumpulkan Lena Network dalam penawaran pertanian awal (IFO) Candy yang berakhir pada 3 Maret 2024. Sebelum koin Candy diluncurkan, Lena Network secara terbuka melepaskan kepemilikan kontrak token Candy atas nama “kepercayaan dan desentralisasi.”

Baca Juga: Waspada, Skema Penipuan Crypto Ini Rugikan Ribuan Orang!

Tanggapan Lena Network

kasus lena network
Sumber: Akun X Lena Network

Beberapa jam setelah insiden penarikan dana, Lena Network mengadakan sesi X Spaces untuk menanggapi kekhawatiran anggota komunitas yang merasa telah ditipu. Tim Lena Network mengakui bahwa cara mereka menangani dana yang diperoleh dari investor sangat mengecewakan dan mereka kurang pengalaman dalam meluncurkan produk.

Dalam pernyataan resminya, Lena Network menekankan pentingnya transparansi dan kepercayaan, terutama di tengah tuduhan bahwa proyek mereka adalah penipuan atau menghadapi potensi penarikan dana. Namun, hingga saat ini, Lena Network belum memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai insiden tersebut.

Baca Juga: HyperFund: Penipuan Crypto Terbesar Terungkap, $1,9 Miliar Melayang!

Dampak Penarikan Dana terhadap Industri Kripto

Penarikan dana koin Candy Lena Network menambah daftar panjang insiden serupa di dunia kripto. Menurut data dari Immunefi, sebuah perusahaan keamanan blockchain, hingga 29 Februari 2024, lebih dari $200 juta dalam mata uang kripto telah hilang akibat 32 insiden terpisah. Kerugian ini meningkat sebesar 15,4% dibandingkan periode yang sama tahun 2023, yang mencatat kerugian sebesar $173 juta.

Pada bulan Februari 2024 saja, terdapat 12 insiden peretasan dan penipuan yang mengakibatkan kerugian lebih dari $67 juta. Sementara itu, pada bulan Januari 2024, kerugian akibat pencurian aset kripto mencapai $133 juta, tetapi turun menjadi $67 juta pada bulan Februari 2024, menandai penurunan sebesar 47%.

Laporan Immunefi memperkirakan bahwa pada tahun 2023, total kerugian akibat pencurian aset kripto mencapai $1,8 miliar, dengan 17% di antaranya dikaitkan dengan Lazarus Group dari Korea Utara. Insiden penarikan dana koin Candy Lena Network menjadi pengingat penting bagi investor kripto untuk selalu berhati-hati dan melakukan riset menyeluruh sebelum menginvestasikan dana mereka.

Kesimpulan

Penarikan dana koin Candy Lena Network menjadi contoh nyata dari risiko yang dihadapi investor kripto. Insiden ini juga menjadi peringatan bagi pengembang proyek kripto untuk mengedepankan transparansi dan akuntabilitas dalam mengelola dana investor. Industri kripto membutuhkan upaya bersama dari semua pihak untuk menciptakan lingkungan yang aman dan terpercaya bagi investor.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi