Krisis Royalti NFT: Keputusan Terbaru OpenSea Bikin Yuga Labs Tarik Dukungannya!

author:

Krisis Royalti NFT: Keputusan Terbaru OpenSea Bikin Yuga Labs Tarik Dukungannya!

Dalam perkembangan yang mengejutkan dunia NFT, OpenSea, salah satu pasar NFT terbesar, mengumumkan keputusan untuk menghentikan pengumpulan biaya royalti atas nama pencipta NFT. Sebagai respons, Yuga Labs, pencipta koleksi NFT populer seperti Bored Ape Yacht Club dan CryptoPunks, memutuskan untuk memblokir kemampuan perdagangan NFT terbarunya di OpenSea mulai Februari 2024.

Keputusan OpenSea dan Dampaknya pada Pencipta NFT

NFT Marketplace OpenSea

Baru-baru ini, OpenSea memutuskan untuk membuat biaya royalti menjadi opsional, yang pada dasarnya mengubahnya menjadi semacam “tip”. Mulai Maret 2024, penjual di platform dapat memilih apakah ingin mendistribusikan biaya ini kepada seniman atau tidak.

Baca juga: OpenSea Tinggalkan Binance Smart Chain Demi Fokus pada Solusi Layer-2

Meskipun beberapa melihat ini sebagai upaya untuk menurunkan biaya dan menarik penjual, yang lainnya melihat ini sebagai pukulan bagi janji awal NFT, di mana pencipta akan menerima potongan setiap kali karyanya dijual kembali.

Bagi perusahaan seperti Yuga Labs, yang telah melihat harga eksplosif pada koleksi Bored Ape-nya, biaya royalti telah menjadi sumber pendapatan yang signifikan. Sebuah postingan blog dari perusahaan tersebut menunjukkan bahwa mereka mendapatkan $35 juta dari Bored Apes melalui perdagangan di OpenSea hingga November 2022.

Respons Yuga Labs dan Masa Depan Royalti Pencipta

Yuga Labs Turut Mendominasi Kanaikan Perdagangan NFT

Menanggapi keputusan OpenSea, Yuga Labs mengumumkan bahwa mereka akan memblokir kemampuan untuk memperdagangkan NFT terbarunya di OpenSea. Perusahaan menyatakan bahwa mereka akan menghentikan dukungan OpenSea pada “semua kontrak yang dapat ditingkatkan dan koleksi baru”. Namun, koleksi lama seperti Bored Ape Yacht Club dan CryptoPunks akan terus diperdagangkan di OpenSea.

“Yuga percaya dalam melindungi royalti pencipta sehingga pencipta diberi kompensasi yang layak untuk karyanya,” kata CEO Yuga, Daniel Alegre.

Sebelumnya, Yuga Labs telah memblokir transaksi di pasar lain yang tidak menerapkan biaya royalti.

Baca juga: OpenSea Luncurkan Fitur Baru “Deals”, Bagaimana Cara Kerjanya?

Titik Balik untuk Ekosistem NFT?

Bentrokan yang terjadi antara OpenSea dan Yuga Labs mengenai biaya royalti pencipta menandai titik balik yang signifikan dalam ekosistem NFT. Ini membawa ke depan debat tentang kompensasi yang adil bagi pencipta dan peran pasar dalam menerapkan biaya ini.

Meskipun biaya penjualan kembali bukan satu-satunya cara bisnis NFT menghasilkan uang, mereka adalah salah satu cara utama bagi banyak pencipta. Keputusan oleh OpenSea dan respons dari Yuga Labs dapat menetapkan preseden untuk bagaimana pasar dan pencipta menavigasi isu kompleks ini di masa depan.

Pada akhirnya, ketika pasar NFT terus berkembang, menemukan keseimbangan antara menarik penjual, memastikan kompensasi yang adil bagi pencipta, dan mempertahankan keunggulan kompetitif akan menjadi tantangan.

Tindakan dari pemain besar seperti OpenSea dan Yuga Labs akan tanpa diragukan lagi membentuk percakapan dan berpotensi mengarah pada standar atau praktik baru yang mencerminkan kepentingan beragam dari komunitas NFT.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: