Kepemilikan Crypto PayPal Meningkat 56% pada Q1 2023, Hampir Sentuh Rp14 Triliun

author:

Kepemilikan Crypto PayPal Meningkat 56% pada Q1 2023, Hampir Sentuh Rp14 Triliun

PayPal, salah satu perusahaan pembayaran digital terbesar di dunia, mengumumkan bahwa aset crypto yang mereka pegang mengalami peningkatan yang signifikan sebesar 56% pada kuartal pertama 2023.

Kini, total aset crypto yang dipegang oleh PayPal hampir mencapai $1 miliar atau Rp14 triliun, yang mana menunjukkan betapa serius perusahaan ini dalam mendukung ekosistem crypto.

Peningkatan Aset Crypto PayPal

Perusahaan teknologi keuangan PayPal baru-baru ini mengungkapkan kepemilikan mata uang crypto dalam laporan kuartalan yang diajukan ke Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat.

Menurut laporan. PayPal mengklaim total gabungan $943 juta dalam aset mata uang crypto pada 31 Maret 2023, pengajuan tersebut menunjukkan peningkatan 56% dibandingkan kuartal sebelumnya di mana PayPal mengungkapkan $604 juta.

Total kewajiban keuangan PayPal yang dilaporkan untuk kuartal ini adalah $1,2 miliar, dengan aset crypto mencapai 77,9%, naik lebih dari 10% dari kewajiban kuartal keempat yang dilaporkan tahun 2022.

Baca juga: Lindungi Investor, PayPal Umumkan Asuransi Crypto Senilai Rp735 Juta!

Mengutip Cointelegraph (9/5/23), PayPal menganggap aset crypto sebagai “kewajiban perlindungan” karena “risiko unik yang terkait dengan mata uang crypto.” Pengungkapan ini juga menunjukkan bahwa mata uang crypto tertentu yang dimiliki oleh perusahaan tetap tidak berubah sejak kuartal terakhir:

“Kami mengizinkan pelanggan kami di pasar tertentu untuk membeli, menyimpan, menjual, menerima, dan mengirim mata uang crypto tertentu serta menggunakan hasil penjualan mata uang crypto untuk membayar pembelian pada saat pembayaran. Mata uang crypto ini terdiri dari Bitcoin, Ethereum, Bitcoin Cash, dan Litecoin (secara kolektif disebut sebagai ‘aset kripto pelanggan kami’).”

kepemilikan crypto paypal meningkat
Screenshot dari pengungkapan keuangan triwulanan PayPal – Cointelegraph

Rincian aset mata uang crypto Q1 2023 untuk PayPal mencakup $499 juta dalam bentuk Bitcoin, $362 juta dalam bentuk Ether (naik dari $250 juta), dan $82 juta yang terdiri dari Bitcoin Cash (naik dari $63 juta).

Ekspansi Layanan Crypto PayPal

Selain meningkatkan aset crypto yang dipegang, PayPal juga terus mengembangkan layanan mereka di bidang crypto. Pada tahun 2020, perusahaan ini meluncurkan layanan crypto yang memungkinkan pengguna untuk membeli, menjual, dan menyimpan aset crypto seperti Bitcoin, Ethereum, dan Litecoin.

Pada tahun 2021, PayPal melanjutkan ekspansi layanan crypto mereka dengan meluncurkan fitur “Checkout with Crypto”, yang memungkinkan pelanggan untuk melakukan pembayaran menggunakan crypto di jutaan pedagang online di seluruh dunia.

Selanjutnya, PayPal juga berencana untuk memperluas layanan crypto mereka ke pasar internasional dan menggandeng lebih banyak pedagang untuk menerima pembayaran crypto, sehingga menciptakan ekosistem crypto yang lebih inklusif dan mudah diakses.

Dampak PayPal pada Industri Crypto

dampak paypal pada crypto
YEN News

Dengan PayPal meningkatkan aset crypto mereka dan terus mengembangkan layanan crypto, perusahaan ini memiliki dampak yang signifikan pada adopsi crypto secara global. Kepercayaan PayPal terhadap aset crypto dan teknologi blockchain dapat memberikan legitimasi lebih lanjut bagi industri crypto di mata konsumen dan pedagang.

Selain itu, layanan crypto yang ditawarkan oleh PayPal memudahkan pengguna untuk bertransaksi dengan aset crypto, sehingga mendorong penggunaan mata uang digital sebagai alat pembayaran yang sah dan efisien dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga: Widih! Market Cap Token BRC-20 Melonjak 192%, Menjadi Rp1,4 Triliun dalam 4 Hari!

Dukungan PayPal terhadap industri crypto juga dapat menginspirasi perusahaan pembayaran dan teknologi finansial lainnya untuk mengikuti jejak mereka, menciptakan ekosistem yang lebih luas dan kuat untuk aset crypto dan teknologi blockchain.


Referensi: