Sempat Sentuh Rp470 Juta, Kenapa Harga Bitcoin (BTC) Naik Hari Ini?

Sempat Sentuh Rp470 Juta, Kenapa Harga Bitcoin (BTC) Naik Hari Ini?

Nilai Bitcoin saat ini mengalami peningkatan, sempat diperdagangkan melebihi Rp470 juta untuk pertama kalinya dalam beberapa bulan terakhir. Lantas, apa yang menjadi pendorong lonjakan ini? Simak beritalengkapnya berikut ini!

Minat Institusi Terhadap Bitcoin Meningkatkan Sentimen Pasar

grayscale etf
Sumber: Token Inisght

Meskipun dihadapi dengan berbagai tantangan makroekonomi, serangkaian perubahan pada ETF Bitcoin spot pada pertengahan Oktober membantu nilai BTC mencapai lebih dari Rp470 juta untuk pertama kalinya dalam dua bulan, meningkatkan sentimen pasar.

Setelah Hakim Pengadilan Banding Sirkuit AS, Neomi Rao, mendukung Grayscale Investments pada 29 Agustus dalam kasusnya melawan SEC terkait Grayscale Bitcoin Trust, banyak institusi besar mengajukan permohonan ETF.

Pada 14 Oktober, Grayscale meraih kemenangan lain setelah SEC mengumumkan bahwa mereka tidak akan mengajukan banding atas keputusan tersebut. Keputusan untuk tidak mengajukan banding mungkin telah mendorong Grayscale untuk mengajukan permohonan ETF Bitcoin spot baru pada 19 Oktober.

Baca Juga: Keputusan Besar SEC Terkait Bitcoin ETF Grayscale: Apa yang Harus Kamu Ketahui?

Narasi Bitcoin Halving Muncul Kembali

Halving Bitcoin berikutnya diprediksi akan berlangsung pada April 2024, dan analis terus berdebat apakah peristiwa tersebut akan menghasilkan hasil bullish untuk nilai BTC kali ini.

Menurut Capriole Investments, persetujuan ETF Bitcoin dapat membantu mengatasi masalah likuiditas, menghasilkan permintaan baru sebesar $600 miliar, menurut laporan. Laporan terbaru dari Capriole Investments menunjukkan bahwa emas langsung keluar dari pasar bear untuk menghasilkan pengembalian 350% setelah ETF emas disetujui.

Baca Juga: Bitcoin Halving 85% Selesai, Analis Crypto Prediksi Harga BTC Bullish di 2024-2025! Siap Cuan?

Penurunan Supply Bitcoin di Bursa

Seiring dengan peningkatan nilai Bitcoin, pasokan BTC di bursa terus berada di bawah puncak bulanan 4 September. Bursa telah kehilangan lebih dari 70.000 BTC sejak puncak dua bulan itu.

Pasar menganggap koin yang meninggalkan bursa crypto sebagai sinyal bullish, mengingat pedagang biasanya menarik BTC mereka ketika mereka ingin menyimpannya dalam jangka panjang. Pada 19 Oktober, pemegang Bitcoin jangka panjang mencapai 76% dari semua kepemilikan BTC untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Dengan Bitcoin terus meninggalkan bursa, likuidasi cenderung memiliki dampak kuat pada nilai. Dalam 24 jam terakhir saja, lebih dari $30,1 juta BTC shorts telah dilikuidasi, dengan lebih dari $18,2 juta dalam shorts dilikuidasi dalam jangka waktu 12 jam. Momentum bullish nilai Bitcoin membantu meningkatkan sentimen pasar.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: