AS dan Nigeria Jalin Kemitraan AI untuk Pertumbuhan Ekonomi

AS dan Nigeria Jalin Kemitraan AI untuk Pertumbuhan Ekonomi

Jakarta, Pintu News – Amerika Serikat (AS) dan Nigeria akan memulai diskusi mengenai ekonomi digital, teknologi terkini, dan kemajuan kecerdasan buatan (AI) untuk mengeksplorasi peluang kemitraan yang potensial.

Informasi ini diungkapkan oleh Arthur Brown, Wakil Kepala Misi Kedutaan Besar AS, dalam acara penutupan Lokakarya Strategi Kecerdasan Buatan Nasional selama empat hari di Abuja. Brown menyatakan bahwa dalam waktu dua minggu, pejabat senior dari pemerintah AS akan berkumpul di Abuja untuk sebuah konferensi yang diselenggarakan oleh Komisi Binasional AS-Nigeria.

Kemitraan AS-Nigeria untuk Kemajuan AI

Kemitraan antara AS dan Nigeria bertujuan untuk memperkuat hubungan ekonomi dan memastikan bahwa penerapan AI aman, terjamin, transparan, dan tepercaya. Melalui berbagai agensinya, Brown menyatakan bahwa AS siap bekerja sama dengan Nigeria sebagai mitra yang setara untuk memajukan berbagai inisiatif yang mencakup pengembangan bakat, infrastruktur, penelitian, dan inovasi.

Baca Juga: Bitcoin Halving 2024: Siap-siap Hadapi Siklus Bullish Terbesar!

Ia memuji Nigeria karena mendukung resolusi penting Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang AI dan berkomitmen untuk melanjutkan kemitraan antara pemerintah AS dan Nigeria dalam bidang ekonomi.

Lokakarya Kecerdasan Buatan Nasional

bank sentral nigeria
Sumber: Al Jazeera

Menteri Komunikasi Inovasi dan Ekonomi Digital, Dr. Bosun Tijani, menekankan pentingnya pemerintah dan pemimpin Afrika untuk mengambil tindakan tegas dalam mendukung aspirasi dan strategi mereka. Menurut sebuah studi PricewaterhouseCoopers, kecerdasan buatan dapat menyumbang $15,7 triliun terhadap ekonomi global pada tahun 2030, dengan sekitar $3 triliun berasal dari peningkatan produktivitas dan $9,1 triliun dari barang dan jasa baru.

Berbicara tentang potensi pendapatan dan penciptaan lapangan kerja, Tijani menekankan bahwa daripada memprioritaskan pendapatan, Nigeria harus fokus pada pembentukan tata kelola AI yang efektif, mengakui AI sebagai alat penting untuk meningkatkan produktivitas di berbagai sektor.

Bekerja sama dengan Badan Pengembangan Teknologi Informasi Nasional (NITDA) dan Komisi Komunikasi Nigeria (NCC), Kementerian menyelenggarakan lokakarya Kecerdasan Buatan selama empat hari untuk menyusun kerangka kerja kolaboratif dalam menerapkan AI di negara tersebut.

Nigeria Luncurkan Model Bahasa Multilingual Pertama

Lokakarya kecerdasan buatan selama empat hari tersebut menghasilkan peluncuran model bahasa besar multibahasa (LLM) pertama di Nigeria, seiring dengan upaya negara tersebut untuk mengambil posisi kepemimpinan dalam pengembangan kecerdasan buatan di Afrika.

Pada bulan Agustus 2023, pemerintah Nigeria mengundang para ilmuwan keturunan Nigeria, serta para ahli terkenal dunia yang pernah bekerja di pasar Nigeria, untuk berkolaborasi dalam merumuskan Strategi Kecerdasan Buatan Nasional.

Penutup

Kemitraan AS-Nigeria dalam bidang kecerdasan buatan (AI) menandai babak baru dalam hubungan bilateral kedua negara. Dengan fokus pada penerapan AI yang aman, terjamin, transparan, dan tepercaya, kemitraan ini bertujuan untuk memperkuat hubungan ekonomi dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Lokakarya Strategi Kecerdasan Buatan Nasional selama empat hari di Abuja menjadi langkah awal yang penting dalam mewujudkan kerja sama ini. Nigeria juga telah meluncurkan model bahasa besar multibahasa (LLM) pertama, menunjukkan komitmen negara tersebut untuk menjadi pemimpin dalam pengembangan AI di Afrika.

Baca Juga: Worldcoin Luncurkan World Chain: Blockchain yang Berpusat pada Manusia untuk Skala Global

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer:
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi