Investasi Crypto Merosot! Akankah Gelombang Digital Mereda? Ini Datanya

Investasi Crypto Merosot! Akankah Gelombang Digital Mereda? Ini Datanya

Memasuki tahun 2023, industri crypto menghadapi tantangan berat dengan penurunan tajam dalam investasi. Dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya, tercatat penurunan hingga 68% dalam pendanaan dari modal ventura bagi perusahaan rintisan di sektor crypto dan blockchain. Fenomena ini menandakan pergeseran dramatis dari euforia investasi yang sebelumnya meningkat secara eksponensial. Simak beritanya disini!

Kemerosotan Pendanaan yang Signifikan

kemerosotan pendanaan
Jumlah yang terkumpul dalam crypto selama bertahun-tahun. Sumber TheBlock

Investor modal ventura telah mengurangi suntikan dana mereka ke dalam perusahaan rintisan crypto dan blockchain menjadi hanya $10,7 miliar di tahun 2023, turun drastis dari $33,3 miliar pada tahun 2022.

Meskipun penurunan ini terjadi, sebagian besar investasi masih terkonsentrasi di semester pertama tahun ini, dengan penurunan yang lebih tajam di semester kedua, meskipun ada sedikit rebound pada bulan November.

Penyebab dari penurunan investasi ini tidak terlepas dari kondisi ekonomi global yang tidak menentu, kebingungan terkait regulasi, serta dampak dari beberapa kegagalan besar dalam industri crypto.

Namun, tahun 2023 masih tercatat sebagai tahun dengan jumlah investasi ketiga terbesar, melampaui total investasi selama periode bear market sebelumnya yang hanya mencapai $6,4 miliar di tahun 2019-2020.

Baca Juga: Survei: 46% Orang Pilih Investasi Crypto untuk Tingkatkan Kualitas Hidup!

Shift dalam Fokus Investasi

shift dalam fokus investasi
NFT dan Game Memimpin Jalan dalam Pergeseran Investasi Crypto 2023. Sumber: TheBlock

Tidak hanya jumlah dana yang berkurang, tetapi juga jumlah kesepakatan investasi di tahun 2023 mengalami penurunan sebesar 32%, dari 2.671 kesepakatan di tahun 2022 menjadi 1.819 kesepakatan. Meskipun demikian, angka ini masih lebih tinggi dibandingkan dengan tahun 2020 dan hampir sebanding dengan tahun 2021.

Alokasi investasi pun mengalami pergeseran, dengan fokus yang lebih besar pada perusahaan rintisan di tahap awal, termasuk pre-seed, seed, dan pre-Series A. Di sisi lain, perusahaan rintisan di tahap pertumbuhan dan tahap lanjut mengalami penurunan dalam aktivitas investasi. Sektor NFT dan gaming masih mendominasi, sementara infrastruktur dan web3 juga mendapatkan perhatian yang cukup besar.

Baca Juga: Peringatan Mendesak dari Lloyds Bank: Ancaman Penipuan Investasi Crypto Meningkat!

Optimisme untuk Pemulihan di Tahun 2024

Meski tahun 2023 tampak penuh tantangan, para pelaku pasar crypto tetap optimis akan masa depan. Mereka berharap akan ada gelombang baru pendanaan dan kesepakatan di tahun 2024, seiring dengan perbaikan harga dan tren pasar yang diharapkan akan bullish. Ini menunjukkan bahwa meskipun mengalami kemunduran, industri crypto masih menawarkan potensi pertumbuhan yang signifikan.

Tahun 2023 mungkin tercatat sebagai periode yang suram bagi para investor crypto, namun ini juga menjadi kesempatan untuk refleksi dan penyesuaian strategi. Dengan harapan akan adanya pemulihan di tahun yang akan datang, industri crypto masih berpeluang untuk pulih dan kembali mencapai puncak kejayaannya.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: