Kelompok Penipu Blockchain Pindahkan $1 Juta ke Blast untuk Skema Baru

Kelompok Penipu Blockchain Pindahkan $1 Juta ke Blast untuk Skema Baru

Jakarta, Pintu News – Sebuah kelompok penipu blockchain yang terkenal dengan sejarah meluncurkan berbagai proyek yang menarik banyak TVL (Total Value Locked) tetapi kemudian melarikan diri dengan dana tersebut, baru-baru ini kembali beraksi. Kali ini, mereka telah memindahkan dana sebesar $1 juta ke platform Blast untuk memulai skema baru. Simak berita lengkapnya berikut ini!

Kronologi Pemindahan Dana

Menurut detektif on-chain ZachXBT, dana tersebut awalnya dipindahkan dari alamat Ethereum yang terkait dengan penipuan sebelumnya ke alamat lain di jaringan Polygon. Kemudian, aset tersebut diubah menjadi Wrapped ETH (wETH) dan dipindahkan ke beberapa jaringan blockchain melalui layanan bridging seperti Orbiter dan Bungee.

Akhirnya, dana tersebut digunakan pada platform Blast untuk membeli token LEAP, meningkatkan likuiditas dalam apa yang tampaknya menjadi jebakan lain bagi korban yang tidak curiga. Pada saat yang sama, ZachXBT menduga bahwa orang yang sama mungkin bertanggung jawab atas proyek lain yang sedang berlangsung bernama ZebraLending di platform Base, yang saat ini memiliki TVL sekitar $311 ribu.

Baca Juga: BitBoy One: Menggabungkan Nostalgia Gaming dan Potensi Bitcoin

Modus Operandi Kelompok Penipu

modus operandi penipu blast
Sumber: Akun X ZachXBT

Kelompok penipu ini memiliki pola yang sama dalam melancarkan aksinya. Mereka meluncurkan proyek-proyek baru yang menarik perhatian investor dengan menawarkan keuntungan yang menggiurkan. Untuk meyakinkan korbannya, mereka memalsukan dokumen Know Your Customer (KYC) dan bekerja sama dengan perusahaan audit yang kurang bereputasi untuk memberikan kesan legitimasi.

Setelah berhasil mengumpulkan dana yang cukup, mereka kemudian melarikan diri dengan uang tersebut, meninggalkan para investor dalam kerugian besar. Kelompok ini telah beroperasi di berbagai platform blockchain, termasuk Base, Solana, Scroll, Optimism, Arbitrum, Ethereum, dan Avalanche.

Baca Juga: Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk NFT dan Karya Digital di Swedia

Perlunya Kewaspadaan

Terulangnya penipuan seperti ini menunjukkan pentingnya kewaspadaan di kalangan komunitas blockchain. Investor harus lebih berhati-hati, terutama dengan proyek-proyek baru di platform seperti Blast yang melibatkan transfer dana dalam jumlah besar.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk melindungi diri dari penipuan adalah dengan memverifikasi kredibilitas proyek, memeriksa laporan audit, dan memahami jalur transaksi dana. Selain itu, anggota komunitas juga diharapkan untuk berbagi informasi dan saling mengingatkan jika menemukan aktivitas yang mencurigakan untuk mencegah lebih banyak korban.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi