Janet Yellen Desak Regulasi Kripto yang Lebih Ketat dan Waspada terhadap AI!

Janet Yellen Desak Regulasi Kripto yang Lebih Ketat dan Waspada terhadap AI!

Menteri Keuangan Amerika Serikat, Janet Yellen, dalam laporan tahunannya meminta Kongres untuk menutup “celah” dalam regulasi aset digital federal. Yellen mendesak anggota parlemen AS untuk meloloskan undang-undang yang mengatur mata uang kripto dan stablecoin, dengan bersaksi pada hari Kamis bahwa sektor aset digital yang sedang berkembang pesat menimbulkan risiko yang semakin besar terhadap stabilitas keuangan. Simak berita lengkapnya berikut ini!

Seruan Regulasi Kripto dan Stablecoin

Yellen menyampaikan laporan tahunan Financial Stability Oversight Council, yang didirikan setelah krisis keuangan global 2008, di hadapan Senate Banking Housing and Urban Affairs Committee. Ia menekankan perlunya regulasi untuk stablecoin dan pasar spot aset kripto yang bukan merupakan sekuritas.

Stablecoin dirancang untuk mempertahankan nilai yang stabil, sering kali $1 per koin, tetapi kerahasiaan seputar aset cadangan dan risiko lainnya membuat mereka rentan terhadap gejolak yang tidak stabil.

Baca Juga: Waspada! Janet Yellen Desak Kongres AS untuk Atur Stablecoin

Kekhawatiran Pendanaan Terorisme melalui Kripto

Komite tersebut juga membahas peran mata uang kripto dalam mendanai terorisme, sebuah ancaman yang sering dikutip oleh Senator Elizabeth Warren dengan peringatan. Senator Sherrod Brown, ketua komite, mencatat bahwa kelompok teroris seperti Hamas, al Qaeda, dan Hezbollah telah menggunakan aset digital untuk mengumpulkan dan mentransfer dana.

Yellen mengakui adanya berbagai kewenangan yang memungkinkan pemerintah untuk bertindak, tetapi mengidentifikasi sejumlah celah dalam kewenangan tersebut dan menyusun daftar saran untuk memperkuat kewenangan Departemen Keuangan.

Baca Juga: Prestasi Ekonomi AS: Mendarat dengan Halus, Bagaimana Caranya?

Mengatur AI di Pasar Keuangan

Janet Yellen: Tidak Ada Alternatif yang Dapat Menggantikan Dominasi Dolar AS!
Sumber: Watcher Guru

Senator Mark Warner (D-Va.) menanyakan Yellen tentang risiko yang ditimbulkan oleh adopsi kecerdasan buatan (AI) yang cepat dalam keuangan. Yellen menyebut AI sebagai “kerentanan yang dapat menciptakan risiko sistemik” dan mengatakan bahwa dewan yang dipimpinnya “bekerja sangat keras untuk memperdalam pemahaman” tentang bahaya yang muncul.

Ia menyarankan lembaga keuangan, regulator, dan pelaku pasar untuk terus memperdalam keahlian dan kapasitas pemantauan mereka di bidang ini. Senator Warner menyarankan tindakan terkoordinasi sangat dibutuhkan untuk mengatasi ancaman seperti manipulasi pasar yang didukung AI sebelum terlambat. Yellen mengatakan “pemerintah akan menyambut baik inisiatif kongres di bidang ini.”

Baca Juga: Janet Yellen Membuka Mata Dunia: Bantu Ukraina dan Pertahankan Hukuman Perdagangan Tiongkok!

Diskusi tentang Iklim dan Tiongkok

Senator Jack Reed (D-R.I.) bertanya kepada Yellen apakah perubahan iklim akan berdampak pada ketersediaan dan keterjangkauan cakupan asuransi properti. Yellen menyatakan keprihatinan tentang kurangnya asuransi atau harga asuransi yang mahal karena risiko iklim yang meningkat, yang merugikan kesejahteraan rumah tangga dan biaya hidup.

Ia juga melihat hal ini menciptakan risiko terhadap stabilitas keuangan. Senator Chris Van Hollen (D-Md.) menanyakan tentang kemungkinan dana investor AS digunakan untuk upaya pengembangan teknologi oleh militer Tiongkok.

Yellen mengatakan bahwa ada kontrol ekspor dan kontrol lainnya, tetapi investasi keluar ini dapat menjadi cara memberikan bantuan kepada militer Tiongkok atau negara-negara lain yang menjadi perhatian yang perlu ditutup.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi