Perangi Kejahatan Crypto, Jaksa Korea Selatan Mengadopsi Teknologi Blockchain Canggih

author:

Array

Perangi Kejahatan Crypto, Jaksa Korea Selatan Mengadopsi Teknologi Blockchain Canggih

Sebagai bagian dari upaya mereka untuk memerangi pencucian uang melalui cyrpto, jaksa Korea Selatan kini dilengkapi dengan alat analitik blockchain canggih.

Langkah ini bertujuan untuk melacak dan mencegah kegiatan ilegal yang melibatkan mata uang digital, yang tampaknya semakin populer di negara ini.

Jaksa Korea Selatan Mengadopsi Alat Analitik Blockchain

Keputusan Mahkamah Agung Korea Selatan Terhadap Exchange Crypto Bithumb
Sumber: Bitcoinist

Jaksa Korea Selatan kini memiliki akses ke alat analitik blockchain yang dapat membantu mereka melacak transaksi cyrpto yang mencurigakan. Alat ini akan memungkinkan para penegak hukum untuk mendapatkan wawasan yang lebih baik tentang bagaimana cyrpto digunakan untuk kegiatan ilegal seperti pencucian uang dan pendanaan terorisme.

Menurut laporan, alat ini dikembangkan oleh perusahaan teknologi terkemuka dan dirancang untuk memberikan intelijen yang mendalam tentang jaringan blockchain dan aktivitas yang terjadi di dalamnya.

Dengan alat ini, jaksa Korea Selatan akan memiliki kemampuan untuk menelusuri asal-usul dana cyrpto, memantau aliran uang, dan mengidentifikasi pihak yang terlibat dalam transaksi ilegal.

Baca juga: Tepis Rumor yang Beredar, MetaMask Pastikan Tidak Mengenakan Pajak Crypto

Mengapa Korea Selatan Memerlukan Alat ini?

Mengurip laporan Crypto News (22/5/23), Korea Selatan telah melihat lonjakan aktivitas cyrpto dalam beberapa tahun terakhir, dengan semakin banyak warganya yang berinvestasi dalam mata uang digital.

Oleh karenanya, banyaknya warga Korea Selatan yang berinvestasi pada cyrpto menunjukkan potensi besar untuk pertumbuhan ekonomi, juga membuka peluang untuk kegiatan ilegal.

Pencucian uang melalui cyrpto telah menjadi masalah yang semakin besar di Korea Selatan, dengan para pelaku yang menggunakan anonimitas yang ditawarkan oleh cyrpto untuk menyembunyikan asal-usul dana ilegal.

Dengan alat analitik blockchain, para jaksa akan memiliki sumber daya yang mereka butuhkan untuk melawan jenis kejahatan ini.

Dampak Potensial Alat Analitik Blockchain

Penelitian Ungkap Jumlah Pasar Ritel Blockchain Akan Capai Lebih dari Rp30 Triliun di Tahun 2028
Sumber: Axerve

Penerapan alat analitik blockchain ini dapat memiliki dampak yang signifikan pada bagaimana kejahatan cyrpto ditangani di Korea Selatan. Dengan kemampuan untuk melacak transaksi cyrpto dengan detail yang belum pernah ada sebelumnya, para jaksa mungkin dapat menangkap lebih banyak penjahat dan mencegah lebih banyak kejahatan.

Selain itu, penggunaan alat ini juga dapat berdampak pada persepsi publik tentang cyrpto di Korea Selatan. Dengan menunjukkan bahwa pemerintah berkomitmen untuk memerangi kejahatan cyrpto, ini dapat membantu untuk meredam kekhawatiran tentang potensi cyrpto untuk disalahgunakan.

Pada akhirnya, adopsi alat analitik blockchain oleh jaksa Korea Selatan menunjukkan keseriusan negara ini dalam memerangi kejahatan cyrpto. Langkah ini dapat membantu untuk memastikan bahwa pertumbuhan industri crypto di Korea Selatan tidak disertai dengan peningkatan dalam kegiatan ilegal.

Baca juga: Belanja Pakai USDT? Tether dan KriptonMarket Hidupkan Pasar Sentral Buenos Aires Argentina!

Sementara itu, hal ini merupakan langkah maju yang penting dalam upaya untuk menjadikan ekosistem cyrpto lebih aman dan lebih dapat dipercaya.


Referensi:

Array