Investor Ritel Ramaikan Pasar Crypto, Bitcoin dan Ethereum Jadi Primadona

Investor Ritel Ramaikan Pasar Crypto, Bitcoin dan Ethereum Jadi Primadona

Pasar mata uang crypto kembali bergairah pada bulan Februari lalu, dengan investor ritel menjadi salah satu pendorong utama kenaikan harga. Menurut laporan dari JPMorgan, investor ritel kemungkinan besar bertanggung jawab atas kinerja kuat mata uang crypto seperti Bitcoin (BTC) dan indeks Coindesk 20.

Kenaikan ini didorong oleh antisipasi terhadap katalis crypto yang akan datang, termasuk acara Bitcoin halving, peningkatan jaringan Ethereum, dan potensi persetujuan ETF Ether spot oleh SEC.

Katalis Crypto yang Dinanti

Laporan JPMorgan menunjukkan bahwa dua katalis pertama, yaitu halving Bitcoin dan peningkatan jaringan Ethereum, sudah diperhitungkan dalam harga saat ini. Sementara itu, kemungkinan persetujuan ETF Ethereum spot oleh SEC diperkirakan sebesar 50%. Hal ini membuat investor ritel antusias untuk masuk ke pasar crypto dan mengambil keuntungan dari potensi kenaikan harga.

Baca Juga: Bitcoin dan Uniswap Melonjak, DeeStream Siap Meroket!

Selain itu, laporan JPMorgan juga mencatat peningkatan aktivitas ritel di platform seperti Square, PayPal, Robinhood, dan Coinbase. Hal ini menunjukkan bahwa semakin banyak investor ritel yang tertarik untuk berinvestasi dalam mata uang crypto. Selain itu, ada juga kebangkitan kembali token AI dan meme coin di pasar, yang semakin menambah minat investor ritel.

Bitcoin dan Ethereum Jadi Pilihan Utama

proyeksi harga jamie dimon
Generated by AI

Di antara berbagai mata uang crypto yang tersedia, Bitcoin dan Ethereum menjadi pilihan utama bagi investor ritel. Bitcoin, sebagai mata uang crypto terbesar di dunia, masih menjadi aset yang paling diminati oleh investor. Sementara itu, Ethereum, dengan jaringan blockchain yang kuat dan fleksibel, juga menarik perhatian investor ritel karena potensinya dalam berbagai aplikasi.

Kinerja Bitcoin dan Ethereum pada bulan Februari lalu cukup mengesankan. Bitcoin berhasil naik sekitar 10%, sementara Ethereum naik sekitar 20%. Kenaikan harga ini didorong oleh berbagai faktor, termasuk meningkatnya permintaan dari investor ritel, antisipasi terhadap katalis crypto yang akan datang, dan sentimen positif di pasar crypto keuangan global.

Peluang dan Risiko Investasi Crypto

Meskipun pasar crypto menawarkan potensi keuntungan yang besar, namun juga mengandung risiko yang tinggi. Volatilitas harga yang tinggi membuat investasi crypto menjadi tidak cocok untuk semua orang. Investor ritel harus memahami risiko yang terlibat sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam mata uang crypto.

Baca Juga: 5 Token LSDFi Terbaik 2024: Pendle, Origin Ether, Tenet, Prisma Governance, Lybra

Selain itu, investor ritel juga harus memilih platform perdagangan crypto yang aman dan terpercaya. Platform perdagangan crypto yang baik harus memiliki keamanan yang kuat, biaya transaksi yang rendah, dan berbagai fitur yang memudahkan investor crypto untuk melakukan perdagangan.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer:
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi