Interlay Luncurkan BOB: Jembatan Layer-2 Bitcoin untuk Transaksi Token Lintas Rantai!

author:

Interlay Luncurkan BOB: Jembatan Layer-2 Bitcoin untuk Transaksi Token Lintas Rantai!

Pada tanggal 29 Agustus 2023, tim di balik penyedia infrastruktur Bitcoin terdesentralisasi, Interlay, memperkenalkan MVP (Produk Minimum Layak) dari solusi BOB (Build on Bitcoin). BOB dirancang sebagai platform utama untuk mendorong eksperimen dan menciptakan aplikasi terdesentralisasi baru di atas kerangka kerja Bitcoin yang kuat. Ini adalah langkah besar dalam memperluas ekosistem Bitcoin.

BOB: Platform Inovasi dan Pengembangan Terdesentralisasi

interlay luncurkan bob bitcoin
Sumber: Crypto News

BOB mengintegrasikan smart contract Rust yang kompatibel dengan pustaka Bitcoin seperti Lightning dan Ordinal, sambil mendukung Mesin Virtual Ethereum (EVM).

“Tujuan kami adalah memungkinkan pembangun untuk menciptakan aplikasi yang benar-benar terdesentralisasi dan berinovasi di atas tumpukan Bitcoin yang ada,” kata Alexei Zamyatin, salah satu pendiri Interlay.

BOB juga menargetkan pembangun dari ekosistem Ethereum dan lainnya untuk dengan cepat membawa produk DeFi, NFT, dan Web3 lainnya ke 300 juta pengguna Bitcoin. Ini adalah langkah strategis yang dapat memperluas jangkauan dan utilitas Bitcoin.

Baca juga: Kemenangan Grayscale Buka Jalan untuk ETF Bitcoin: Harga Bitcoin Sentuh Rp426 Juta!

Interlay sendiri adalah lapisan universal untuk keuangan Bitcoin di seluruh dunia, mencakup perdagangan BTC, pinjaman, staking, dan integrasi dengan berbagai penawaran DeFi. Dengan sejarah pendanaan ventura sebesar $9,5 juta, Interlay juga telah memionirkan Bitcoin yang ditokenkan dan berkontribusi pada jembatan lintas rantai Polkadot.

BRC-21: Standar Bitcoin Baru untuk Token Interoperable

MVP pertama dari BOB menampilkan aplikasi demonstrasi yang mengimplementasikan standar Bitcoin baru, BRC-21, yang memungkinkan pengamanan token dari rantai lain seperti ETH, DAI, dan USDC ke Bitcoin.

“BRC-21 adalah standar yang menggunakan format BRC-20 untuk merepresentasikan aset di Bitcoin untuk dengan aman menjembatani token dari rantai lain ke Bitcoin,” kata Zamyatin.

Rilis MVP BOB ini memasukkan jembatan Bitcoin tanpa kepercayaan Interlay dan klien ringan Bitcoin terintegrasi, yang memungkinkan fungsionalitas lintas jembatan yang aman antara token ERC-20 dan BRC-21. Ini memfasilitasi swap tanpa kepercayaan dan primitif BTC lainnya, seperti pasar hashrate.

Baca juga: Cointime Economics: Model Baru dari Glassnode dan Ark Invest untuk Mengukur Nilai Bitcoin

Membangun di Atas Bitcoin: Mengapa Ini Penting?

Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi oleh ekosistem Bitcoin adalah kurangnya fleksibilitas dan kemampuan untuk mendukung aplikasi terdesentralisasi (dApps) dan produk keuangan terdesentralisasi (DeFi).

Meskipun Bitcoin adalah mata uang crypto pertama dan memiliki jaringan yang paling aman, ia sering kali terbatas dalam hal fungsi dan utilitas di luar sebagai bentuk simpanan nilai. Inilah mengapa inisiatif seperti BOB oleh Interlay sangat penting; mereka membuka pintu untuk inovasi lebih lanjut di atas blockchain Bitcoin.

BOB, atau “Build on Bitcoin,” adalah sebuah solusi yang memungkinkan pengembangan dApps dan produk DeFi di atas jaringan Bitcoin. Dengan dukungan penuh dari Mesin Virtual Ethereum (EVM) dan kompatibilitas dengan pustaka Bitcoin seperti Lightning dan Ordinals, BOB menawarkan platform yang kaya fitur untuk inovasi.

Namun, inovasi ini tidak tanpa tantangan. Beberapa puris Bitcoin berpendapat bahwa eksperimen semacam itu bisa membahayakan stabilitas dan keamanan jaringan. Meskipun demikian, pendiri Interlay percaya bahwa untuk Bitcoin tetap relevan dan kompetitif, perlu ada ruang untuk eksperimen dan inovasi.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: