Inskripsi Bitcoin Mendapatkan Skor Keparahan 5,3 di Database Kerentanan Nasional, Kenapa?

author:

Array

Inskripsi Bitcoin Mendapatkan Skor Keparahan 5,3 di Database Kerentanan Nasional, Kenapa?

Kontroversi baru-baru ini mengguncang dunia crypto dengan munculnya laporan keamanan yang menyangkut Bitcoin. Seorang pengembang inti Bitcoin, Luke Dashjr, menyangkal tuduhan bahwa ia terlibat dalam penambahan inskripsi Bitcoin sebagai risiko keamanan siber. Hal ini menimbulkan pertanyaan besar tentang keamanan dan masa depan Bitcoin di mata penggunanya.

Penyangkalan Pengembang dan Skor Kerentanan

Luke Dashjr, pengembang inti Bitcoin, dengan tegas menolak keterlibatannya dalam penambahan inskripsi Bitcoin ke dalam Database Kerentanan Nasional Amerika Serikat (NVD). Meskipun ia dikenal sebagai kritikus protokol Ordinals, Dashjr menegaskan bahwa ia tidak memiliki peran dalam insiden tersebut.

Baca juga: Terungkap! Akhir dari Bitcoin Ordinals dan BRC-20 di Tangan Developer

skor keparahan bitcoin ordinals
Daftar CVE telah memberikan skor 5,3 Medium untuk daftar Inscription. Sumber: NVD

NVD sendiri memberikan skor kerentanan “5,3 Medium” untuk masalah ini, yang menurut Atlassian, menunjukkan akses yang sangat terbatas bagi penyerang dan serangan denial of service yang sulit dilakukan.

Kontroversi Inskripsi Bitcoin dan Dampak Jangka Panjang

bug bitcoin ordinals
Sumber: X

Inskripsi Bitcoin, yang digunakan oleh protokol Ordinals dan pencipta BRC-20 untuk menyematkan data pada satoshis, telah menimbulkan perdebatan di media sosial. Beberapa anggota komunitas Bitcoin menganggap inskripsi sebagai “spam jaringan”, sementara pendukung Ordinals melihatnya sebagai kunci adopsi dan generasi pendapatan berikutnya untuk jaringan Bitcoin.

Dashjr sendiri menganggap bahwa skor kerentanan yang diberikan mungkin meremehkan efek jangka panjang dari pembengkakan blockchain.

“Saya pikir [skor] ini mungkin mengecilkan dampaknya, gagal mempertimbangkan efek jangka panjang dari blockchain bloat. Jika mereka mengklasifikasikan dampak ketersediaan sebagai ‘Tinggi’, skor dasar CVSS akan menjadi 7,5.” ucap Dashjr kepada Cointelegraph.

Baca juga: Pencipta Bitcoin Ordinals Usulkan Perubahan Besar dalam Sistem Penomoran!

Implikasi bagi Jaringan Bitcoin dan Regulasi

Jaringan Bitcoin telah mengalami peningkatan kemacetan dan biaya transaksi rata-rata yang naik menjadi sekitar $14 dari sekitar $1,50. Jika bug yang disebut-sebut terkait inskripsi ini diperbaiki, bisa jadi akan membatasi inskripsi Ordinals di masa depan.

Di sisi lain, perdebatan ini juga memicu pembahasan lebih lanjut mengenai regulasi crypto di Amerika Serikat, dengan para pembuat undang-undang menunjukkan kekhawatiran dan keraguan mereka terhadap teknologi ini.

Perdebatan mengenai inskripsi Bitcoin dan protokol Ordinals masih terus berlangsung, dengan berbagai pihak menyuarakan pendapat dan kekhawatiran mereka. Bagaimanapun, keamanan jaringan tetap menjadi prioritas utama, dan pengembangan solusi untuk masalah ini akan sangat menentukan arah masa depan Bitcoin dan crypto secara keseluruhan.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Array