Inovasi Hak Cipta: Blockchain Ubah Total Lanskap Kekayaan Intelektual!

Inovasi Hak Cipta: Blockchain Ubah Total Lanskap Kekayaan Intelektual!

Sebuah terobosan dalam dunia hak cipta dan kekayaan intelektual sedang berlangsung. Menurut penelitian terbaru oleh Dr. Peter Yu dari Texas A&M University School of Law, teknologi blockchain berpotensi untuk merevolusi administrasi hak cipta, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Dengan keunggulan yang tidak dapat diubah, transparan, dan dapat dilacak, blockchain menjanjikan era baru dalam pengelolaan hak cipta yang lebih efisien dan mandiri. Simak berita lengkapnya berikut ini!

Ketidakberubahan Blockchain dan Hak Cipta

blockchain dan hak cipta
Sumber: SSRN

Blockchain menawarkan sebuah fitur unik: ketika transaksi telah tercatat, hampir mustahil untuk mengubahnya. Ini membuat teknologi ini sangat cocok untuk pendaftaran hak cipta.

Dengan blockchain, kesalahan pencatatan dapat dikoreksi dengan menambahkan transaksi baru, memastikan integritas data.

Sistem pencatatan hak cipta berbasis blockchain memungkinkan status hak cipta, seperti apakah sudah masuk domain publik atau menjadi yatim, untuk ditentukan dengan mudah.

Baca Juga: Indonesia Siap Jadi Pemimpin Dunia dalam Teknologi Blockchain dan Web3!

Transparansi dan Pelacakan dalam Manajemen Hak Cipta

manajemen blockchain
Sumber: Wallpaper Cave

Blockchain memungkinkan pelacakan seluruh siklus hidup pendaftaran hak cipta, dari awal hingga akhir.

Informasi yang tersedia untuk umum melalui explorer blockchain menawarkan tingkat transparansi yang tidak dimiliki sistem pencatatan server tradisional.

Ini memungkinkan para pemangku kepentingan untuk memantau dan mengaudit hak cipta dengan lebih efektif, mengurangi risiko penyalahgunaan.

Baca Juga: Kolaborasi ESL Esports x Runiverse, Hadirkan Teknologi Blockchain dalam Dunia Gaming!

Disintermediasi dan Kolaborasi Global

Blockchain beroperasi independen dari badan pemerintahan, mendukung kerja sama global tanpa perlu partisipasi atau dukungan dari pemerintah atau badan antarpemerintah.

Ini membuka peluang untuk sistem hak cipta yang dipimpin oleh artis atau bisnis, di mana kekayaan intelektual dapat didaftarkan dan dikelola secara independen dari negara.

Pendekatan ini dapat mempercepat proses pendaftaran hak cipta dan memungkinkan pengelolaan yang lebih responsif terhadap kebutuhan pasar.

Penelitian Dr. Yu menandai kemungkinan masa depan di mana teknologi blockchain tidak hanya mengubah cara kita bertransaksi nilai, tetapi juga bagaimana kita mengelola dan melindungi kreasi intelektual. Dengan potensi untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akses global, blockchain mungkin segera menjadi fondasi baru dalam administrasi hak cipta.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer:
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: