Inggris Dominasi Pasar Crypto di Eropa, Transaksi Capai $252 Miliar

author:

Inggris Dominasi Pasar Crypto di Eropa, Transaksi Capai $252 Miliar

Inggris telah menunjukkan dominasinya dalam dunia crypto dengan menjadi negara dengan volume transaksi crypto terbesar di Eropa Tengah, Utara, dan Barat (CNWE). Menurut studi terbaru dari Chainalysis yang di publikasikan pada 18 Oktober 2023, Inggris juga berada di peringkat ketiga secara global setelah Amerika Serikat dan India.

Inggris: Raja Crypto di Eropa – Transaksi Mencapai $252 Miliar

Menurut laporan terbaru, Inggris telah muncul sebagai ekonomi crypto utama di dunia dan negara crypto terbesar dalam hal volume transaksi mentah di CNWE. Menurut laporan yang berfokus pada CNWE, wilayah ini adalah ekonomi crypto terbesar kedua di dunia selama setahun terakhir, hanya di belakang Amerika Utara.

Baca juga: OKX Inggris Mengurangi Token yang Terdaftar, Apa Alasannya?

Wilayah ini bertanggung jawab atas 17,6% volume transaksi global antara Juli 2022 dan Juni 2023, menerima perkiraan $1 triliun dalam nilai on-chain selama periode waktu tersebut. Inggris telah memuncaki daftar ekonomi crypto terbesar CNWE dan berada di peringkat ketiga di dunia dalam hal volume transaksi setelah Amerika Serikat dan India.

Negara-negara teratas berdasarkan nilai mata uang kripto yang diterima antara Juli 2022 dan Juni 2023. Sumber: Chainalysis

Berdasarkan laporan Chainalysis, Inggris menerima perkiraan $252,1 miliar dalam transaksi crypto dalam setahun terakhir.

Negara-negara ekonomi crypto besar lainnya di CNWE termasuk Jerman dan Spanyol, yang masing-masing menerima sekitar $120 miliar dan $110 miliar dalam transaksi crypto selama setahun terakhir. Negara-negara ini diikuti oleh ekonomi crypto besar seperti Prancis, Belanda, Italia, Swiss, Swedia, dan lainnya.

Adopsi dan Regulasi Crypto di Inggris

Tingkat adopsi crypto yang signifikan di Inggris datang di tengah negara tersebut mengadopsi sejumlah regulasi crypto. Pemerintah Inggris telah secara bertahap bergerak menuju adopsi Financial Services and Markets Bill, yang menambahkan definisi aset crypto ke dalam legislasi layanan keuangan yang ada dan menyediakan kerangka kerja regulasi untuk stablecoin seperti Tether (USDT).

Pada Oktober 2023, Otoritas Perilaku Keuangan Inggris menegakkan Financial Promotions Regime, yang menetapkan standar yang diatur untuk perusahaan crypto untuk mempromosikan bisnis mereka tanpa merugikan investor.

Baca juga: Komainu, Anak Perusahaan CoinShares, Raih Lisensi Penyimpanan Crypto di Inggris!

Sebelumnya, Inggris juga mengadopsi “Travel Rule” crypto Inggris pada September 2023, yang mengharuskan bisnis aset crypto di Inggris untuk mengumpulkan, memverifikasi, dan berbagi informasi tertentu tentang transfer aset crypto tertentu.

Inggris dan Dunia Crypto

Inggris telah menunjukkan dominasinya dalam dunia crypto dengan menjadi negara dengan volume transaksi crypto terbesar di Eropa Tengah, Utara, dan Barat (CNWE). Menurut studi terbaru, Inggris juga berada di peringkat ketiga secara global setelah Amerika Serikat dan India.

Dengan adopsi dan regulasi yang semakin meningkat, Inggris tampaknya akan terus memimpin dalam dunia crypto.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: