Inggris Ambisi Jadi Pemimpin Dunia dalam Kemanan AI: Apa yang Harus Kamu Ketahui?

Array

Inggris Ambisi Jadi Pemimpin Dunia dalam Kemanan AI: Apa yang Harus Kamu Ketahui?

Inggris berambisi untuk menjadi pemimpin global dalam keamanan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dengan menjadi tuan rumah pertemuan tingkat tinggi pertama di dunia tentang keamanan AI. Pertemuan ini diharapkan dapat menjadi titik temu antara Amerika Serikat, China, dan Uni Eropa dalam sektor teknologi yang terus berkembang.

Inggris di Tengah Diskusi Keamanan AI Global

Pertemuan yang akan berlangsung pada 1-2 November ini akan membahas ancaman eksistensial yang beberapa legislator, termasuk Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak, katakan bahwa AI berpotensi menjadi ancaman.

Baca Juga: SingularityNET (AGIX) Naik Hampir 800%, Token Crypto AI Booming di 2023!

Sunak, yang ingin Inggris menjadi pusat keamanan AI, telah menyatakan bahwa teknologi ini bisa digunakan oleh penjahat dan teroris untuk menciptakan senjata pemusnah massal. Sebaliknya, Uni Eropa lebih memprioritaskan implikasi teknologi ini terhadap hak asasi manusia dan transparansi perusahaan.

Siapa Saja yang Hadir dan Apa yang Dibahas?

inggris sahkan ruu kesalamatan online
Sumber: Reuters

Sunak akan menjadi tuan rumah bagi sekitar 100 tamu di Bletchley Park, situs di Inggris Selatan tempat matematikawan Alan Turing memecahkan kode Enigma Jerman Nazi.

Daftar tamu mencakup Wakil Presiden AS Kamala Harris dan CEO Google DeepMind Demis Hassabis, serta legislator, pelopor AI, dan akademisi.

Tujuan pertemuan ini adalah untuk memulai dialog internasional tentang regulasi AI, kata Matt Clifford, investor teknologi dan salah satu dari 2 penyelenggara utama.

Inggris sebagai Pusat Keamanan AI: Apakah Mungkin?

Meski ada kritik mengenai posisi Inggris sebagai pusat keamanan AI, pendukung mengatakan bahwa pertemuan ini akan menegaskan posisi London sebagai hub teknologi terkemuka di dunia.

Data Dealroom yang dipublikasikan pada Desember menunjukkan bahwa perusahaan teknologi Inggris mengumpulkan lebih banyak modal pada 2022 dibandingkan dengan perusahaan di Prancis dan Jerman.

Paragraf Penutup

Dengan pertemuan ini, Inggris berharap dapat memainkan peran penting dalam diskusi keamanan AI global. Meski ada tantangan dan kritik, ambisi ini menunjukkan komitmen Inggris untuk memastikan bahwa teknologi AI dapat digunakan dengan aman dan bertanggung jawab.

Baca Juga: Penelitian Mengungkapkan Masyarakat Negara Berkembang Lebih Optimis Menyambut Teknologi AI

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer:
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Array