Perbarui Regulasi Crypto, Begini Tanggapan Pemerintah India

author:

Array

Perbarui Regulasi Crypto, Begini Tanggapan Pemerintah India

Dilansir dari laman Tradingview, pada hari Senin 19/12/22, pemerintah India memberikan informasi mengenai rencananya untuk mengatur cryptocurrency serta investigasi pertukaran crypto kepada Dewan Rakyat India, Lok Sabha. Informasi yang diberikan ini juga mencangkup adanya pembaruan tentang crypto bill dan juga rencana regulasi terkait crypto oleh pemerintah India.

Tanggapan Pemerintah India Terkait Regulasi dan Crypto Bill

Dikutip dari berita Bitcoin, salah satu anggota Lok Sabha, Bhartruhari Mahtab mengajukan dua pertanyaan kepada Menteri Keuangan, yaitu terkait “status RUU cryptocurrency saat ini, yang akan diajukan selama sesi musim dingin, 2021” serta “kapan RUU cryptocurrency akan diajukan dan selanjutnya terbuka untuk menerima masukan dari masyarakat umum.”

Menanggapi pertanyaan tersebut, Pankaj Chaudhary, anggota Kementerian Keuangan India mengungkapkan bawah:

“Tak terbatas secara definisi, aset crypto membutuhkan kolaborasi internasional untuk mencegah permasalahan arbritase. Oleh karena itu, undang-undang apa pun tentang subjek tersebut bisa bekerja secara efektif dengan adanya kolaborasi internasional yang signifikan dalam evaluasi risiko, manfaat, evolusi taksonomi, serta standar umum.”

Selain itu, Mahtab juga meminta Menteri Keuangan untuk menyatakan kementrian atau departemen mana yang akan mengatur mata uang crypto, token crypto, dan yang akan mengatur jenis “aset digital virtual” lainnya, seperti non-fungible token (NFT), aplikasi terdesentralisasi (dApps), real estate tokens, dan aset berbasis blockchain lainnya.

Menjawab pertanyaan ini, Chaudhary mengatakan bahwa untuk saat ini kebijakan terkait aset crypto beserta ekosistem terkait ada di tangan Kementerian Keuangan.

Bagaimana Regulasi Crypto di India?

regulasi crypto di India
Freepik

Mengenai sikap India terhadap cryptocurrency, Chaudhray menyatakan dengan jelas bahwa:

“Saat ini, aset crypto belum memiliki regulasi di India. Pemerintah juga masih mempertimbangkan untuk mendaftarkan pertukaran crypto.”

Mengutip dari Cryptodaily, meskipun cryptocurrency sangat populer di India, masih banyak masyarakat yang secara vokal mengungkapkan bahwa aset crypto harus dilarang mengingat potensinya yang bisa mengancam stabilitas keuangan negara.

Di sisi lain, anggota Kementrian Keuangan India lainnya, Nirmala Sitharaman, mengatakan pada bulan Oktober bahwa pemerintah berencana untuk membahas regulasi crypto dengan negara-negara G20 untuk membentuk “kerangka regulasi berbasis teknologi” untuk crypto.

Menurut laporan berita Bitcoin, Ajay Seth selaku sekretaris urusan ekonomi India, mengatakan bahwa negara-negara G20 bertujuan untuk membangun konsensus kebijakan tentang aset crypto untuk regulasi global yang lebih baik. Dilaporkan juga bahwa bulan lalu, Menteri Keuangan U.S Janet Yellen dan Sitharaman membahas regulasi crypto selama pertemuan India-U.S dalam rangka Pertemuan Kemitraan Ekonomi dan Keuangan.


*Disclaimer:

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Array