IBM & Universitas Tokyo Luncurkan Sistem Komputasi Kuantum Pertama di Jepang!

IBM & Universitas Tokyo Luncurkan Sistem Komputasi Kuantum Pertama di Jepang!

IBM dan Universitas Tokyo telah berhasil menginstall sistem komputasi kuantum berkapasitas 127-qubit di Jepang. Sistem ini, yang dikenal sebagai “Quantum System One”, menandai kehadiran sistem komputasi kuantum skala utilitas pertama di wilayah tersebut.

IBM dan Universitas Tokyo: Kolaborasi Penelitian yang Mengubah Lanskap Teknologi

Quantum System One, yang dilengkapi dengan prosesor Eagle milik IBM, diinstal sebagai bagian dari kemitraan penelitian yang sedang berlangsung antara Jepang dan IBM. Menurut IBM, sistem ini akan digunakan untuk melakukan penelitian di berbagai bidang, termasuk bioinformatika, ilmu material, dan keuangan.

Hiroaki Aihara, wakil presiden eksekutif Universitas Tokyo, menyatakan bahwa Jepang dan Universitas Tokyo mendapatkan manfaat dari kerja sama dengan mitra komputasi kuantum AS ini.

Baca Juga: San FranTokyo: Weebox Menghadirkan Revolusi NFT dalam Dunia Anime dan Manga!

Sementara itu, Alibaba, perusahaan teknologi terbesar kedua di China, memutuskan untuk menutup laboratorium komputasi kuantumnya sendiri dan dilaporkan akan mendonasikan peralatannya ke Universitas Zhejiang. Langkah ini diambil sebagai upaya penghematan biaya dan puluhan karyawan yang terkait dengan laboratorium penelitian kuantum telah di-PHK.

Perkembangan dan Dampak Komputasi Kuantum

quantum computation
Built In

Sektor komputasi kuantum diperkirakan akan tumbuh lebih dari $5,5 miliar antara tahun 2023 dan 2030, menurut perkiraan dari Fortune Business Insights. Hal ini membuat beberapa ahli khawatir tentang keadaan penelitian komputasi kuantum di wilayah di luar AS dan China.

Koen Bertels, pendiri akselerator komputasi kuantum QBee dan profesor di Universitas Ghent di Belgia, baru-baru ini berpendapat bahwa Eropa telah kalah dalam perlombaan kecerdasan buatan dan tidak bisa membiarkan hal yang sama terjadi dalam komputasi kuantum.

Menurut Bertels, Eropa tidak hanya tertinggal dalam hal pendanaan, talenta, dan strategi, tetapi juga harus bersaing dengan AS.

Paragraf Penutup

Dengan kehadiran Quantum System One ini, Universitas Tokyo akan bergabung dengan organisasi dan universitas lainnya dalam kelompok kerja IBM untuk memajukan nilai komputasi kuantum dalam bidang kesehatan dan ilmu kehidupan, fisika energi tinggi, material, dan optimasi.

Ini adalah langkah besar bagi Jepang dalam memimpin ilmu kuantum, bisnis, dan pendidikan.

Baca Juga: Era Baru Anime dan Manga, WeeBox Luncurkan San Frantokyo Berbasis NFT!

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer:
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi