Regulator Hong Kong Percaya Tokenisasi Dapat Meningkatkan Efisiensi Pasar Obligasi

author:

Regulator Hong Kong Percaya Tokenisasi Dapat Meningkatkan Efisiensi Pasar Obligasi

Hong Kong Monetary Authority (HKMA) baru-baru ini merilis laporan yang menunjukkan potensi tokenisasi untuk meningkatkan efisiensi di pasar obligasi. Studi ini, yang dikenal sebagai Project Evergreen, menggunakan teknologi distributed ledger (DLT) untuk menerbitkan dan memperdagangkan obligasi berbasis blockchain senilai $800 juta HK.

Manfaat Tokenisasi di Pasar Obligasi

perusahaan crypto di hong kong
Sumber: Business News

Menurut laporan dari HKMA, tokenisasi dapat mengeliminasi inefisiensi yang melekat dalam sistem keuangan konvensional. Proses penerbitan obligasi tradisional melibatkan interaksi antara berbagai organisasi dan sistem, yang seringkali lambat dan rentan terhadap kesalahan.

Dengan menggunakan teknologi Distributed Ledger (DLT), semua pihak yang berbeda dapat berkumpul di satu platform umum, yang pada gilirannya meningkatkan efisiensi secara keseluruhan. DLT juga menyediakan “sumber kebenaran tunggal yang tidak dapat diubah” untuk obligasi, menciptakan catatan yang konsisten dan tahan terhadap manipulasi.

Baca juga: Revolusi Pembayaran Lintas Batas: Yuan Digital (e-CNY) Ubah Lanskap Tiongkok – Hong Kong!

Selain itu, HKMA menekankan bahwa DLT memungkinkan penyelesaian yang segera dan bersamaan, yang berarti mengurangi risiko dan latensi yang biasanya terkait dengan transaksi keuangan.

Tidak hanya itu, tokenisasi juga membuka peluang untuk perdagangan sekunder obligasi digital di platform DLT, yang bisa meningkatkan likuiditas dan transparansi pasar. HKMA menunjukkan bahwa ini akan memerlukan pemecahan beberapa masalah teknologi dan hukum, termasuk kebutuhan untuk platform ini untuk memegang lisensi sekuritas.

Dengan demikian, manfaat tokenisasi di pasar obligasi melampaui sekadar efisiensi; ia juga menawarkan potensi untuk inovasi dalam cara obligasi diterbitkan, diperdagangkan, dan dikelola, sambil meminimalkan risiko dan meningkatkan transparansi. Ini menunjukkan bagaimana teknologi blockchain dan DLT bisa digunakan untuk mereformasi dan memodernisasi pasar keuangan secara keseluruhan.

Tantangan dan Hambatan

Meskipun tokenisasi menawarkan banyak manfaat, masih ada beberapa tantangan yang perlu diatasi sebelum adopsi massal. Salah satunya adalah kurangnya interoperabilitas antara platform DLT yang berbeda dan sistem keuangan konvensional.

Eddie Yue, CEO HKMA, menekankan bahwa “banyak tantangan yang harus diatasi” sebelum tokenisasi obligasi dapat diterima secara luas. Selain itu, ada kebutuhan untuk menyesuaikan kerangka hukum dan regulasi agar sesuai dengan adopsi teknologi.

Baca juga: HKVAX Terima Persetujuan Awal dari Regulator Hong Kong untuk Platform Aset Virtual!

Implikasi Regulasi dan Masa Depan

Laporan ini datang pada saat Hong Kong secara bertahap bergerak menuju posisinya sebagai pusat untuk aktivitas crypto dan keuangan terdesentralisasi. HKMA berencana untuk mengeksplorasi lebih lanjut aplikasi tokenisasi di pasar obligasi dan meningkatkan kerangka hukum dan regulasi Hong Kong untuk mengakomodasi lebih banyak tokenisasi di pasar obligasi.

Pada akhirnya, tokenisasi memiliki potensi untuk merevolusi pasar obligasi dengan meningkatkan efisiensi, likuiditas, dan transparansi. Namun, ada beberapa tantangan yang perlu diatasi, termasuk masalah interoperabilitas dan kebutuhan untuk penyesuaian hukum dan regulasi.


Referensi