Hong Kong dan UAE Kembangkan Mata Uang Digital, Apa Dampaknya Bagi Investor?

Hong Kong dan UAE Kembangkan Mata Uang Digital, Apa Dampaknya Bagi Investor?

Hong Kong dan Uni Emirat Arab (UAE) sedang memperkuat kerjasama keuangan mereka melalui berbagai inisiatif fintech. Salah satu fokus utama dari kerjasama ini adalah pengembangan mata uang digital bank sentral atau crypto yang bertujuan untuk meningkatkan perdagangan lintas batas, sistem pembayaran, dan regulasi aset digital.

Upaya Bersama Pengembangan Mata Uang Digital

Bank sentral Hong Kong dan UAE telah membentuk kelompok kerja bersama untuk mendorong inisiatif kerjasama mereka. Kemitraan ini melibatkan pemangku kepentingan dari sektor perbankan kedua negara.

Salah satu area fokus utama adalah pengembangan mata uang digital bank sentral. UAE telah membuat kemajuan dalam rencananya untuk memperkenalkan dirham digital. Tahap pertama dari strategi crypto mereka diharapkan selesai dalam waktu satu tahun. Proyek mBridge juga menjadi bagian dari upaya ini.

Baca Juga: Kepala Keuangan Hong Kong: “Sekarang Waktu yang Tepat untuk Investasi Web3”

Ini adalah platform blockchain yang memfasilitasi berbagai mata uang digital bank sentral dan mengatasi keterbatasan dalam sistem pembayaran lintas batas. Proyek ini melibatkan Bank Sentral UAE, Institut Mata Uang Digital Bank Rakyat China, Otoritas Moneter Hong Kong (HKMA), dan Bank Thailand bekerja sama dengan Bank for International Settlements (BIS) Innovation Hub.

Menguatkan Hubungan Keuangan Hong Kong-UAE

dampak pasar hongkong
Sumber: Coin Culture

Kunjungan John Lee Ka-chiu, Kepala Eksekutif Hong Kong SAR, ke Timur Tengah telah membangkitkan minat yang signifikan dalam memperkuat hubungan ekonomi dan perdagangan dengan wilayah tersebut.

Sebagai bagian dari upaya ini, HKMA melakukan perjalanan ke UAE dan Arab Saudi pada tahun 2023, dengan tujuan untuk membangun hubungan yang lebih kuat dengan pemangku kepentingan keuangan lokal.

HKMA berusaha untuk meningkatkan kerjasama dengan regulator keuangan, dana kekayaan berdaulat, institusi, kantor keluarga, dan perusahaan lokal sebagai dasar untuk kerjasama jangka panjang dalam sektor keuangan. Sebuah “kelompok kerja bilateral” telah dibentuk antara HKMA dan Bank Sentral Uni Emirat Arab.

Paragraf Penutup

Kolaborasi antara Hong Kong dan UAE menunjukkan visi dan kepentingan bersama mereka dalam mempromosikan kerjasama keuangan dan mengadopsi teknologi inovatif. Kedua wilayah ini memiliki kekuatan dan sinergi yang saling melengkapi yang dapat saling menguntungkan ekonomi dan masyarakat mereka.

Melalui upaya bersama, Hong Kong dan UAE siap untuk menjelajahi dan beradaptasi dengan lanskap keuangan yang berkembang, menjanjikan prospek yang menjanjikan untuk sektor keuangan mereka.

Baca Juga: Hong Kong Bentuk Satuan Tugas Khusus Web3, Bakal Dominasi Era Digital?

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer:
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi