Hive Digital Gabungan Blockchain dan AI yang Mengguncang Industri!

author:

Hive Digital Gabungan Blockchain dan AI yang Mengguncang Industri!

Hive Digital Technologies, yang sebelumnya dikenal sebagai Hive Blockchain, telah menandai perubahan signifikan dalam industri teknologi. Dengan mengganti namanya pada Juli 2023 lalu, perusahaan ini memberikan sinyal kuat tentang langkahnya menuju dunia kecerdasan buatan (AI).

Langkah ini dianggap sebagai bagian dari tren yang lebih luas di kalangan penambang crypto untuk memperluas operasi mereka di luar penambangan mata uang digital.

Blockchain dan AI: Dua Pilar Saling Mendukung Web3

Meskipun mengalami perubahan nama, CEO Hive Digital Technologies, Aydin Kilic, dan Chairman, Frank Holmes, menekankan komitmen berkelanjutan perusahaan terhadap penambangan Bitcoin dan crypto. Mereka percaya bahwa masa depan pengembangan Web3 terletak pada koeksistensi harmonis antara blockchain dan AI.

Baca juga: Revolusi Industri Pakaian: True Fit dan Shopify Luncurkan Solusi AI!

Kilic menjelaskan perbedaan antara Web2 dan Web3, menekankan bahwa AI akan memainkan peran kunci dalam meningkatkan pengalaman pengguna Web3. Dengan blockchain, privasi pengguna terjaga dan mereka memiliki kendali penuh atas data mereka.

Namun, AI diperlukan untuk menciptakan pengalaman web yang lebih adaptif dan intuitif.

Pelajaran dari Ethereum dan Keputusan Strategis Hive

hive gabungankan blockchain dan ai
Sumber: Coin Republic

Hive Digital Technologies dikenal sebagai perusahaan penambangan crypto. yang pertama kali diperdagangkan secara publik. Dengan pengalaman dalam menambang Bitcoin dan Ethereum, perusahaan ini telah memperoleh wawasan berharga yang membantu mereka dalam mengadopsi teknologi baru.

Holmes mengungkapkan bahwa pengalaman mereka dalam menambang Ethereum telah memberikan pelajaran berharga, terutama dalam memahami kebutuhan teknis dan produk.

Sebagai respons terhadap transisi Ethereum dari Proof of Work ke Proof of Stake, tim Hive memutuskan untuk membeli chip Nvidia, memungkinkan mereka untuk menawarkan komputasi berkinerja tinggi sambil tetap menambang.

Baca juga: Pertarungan AI Global: Inggris Kucurkan Rp1,9 Triliun untuk Menantang Dominasi AS dan China

Fokus Utama Masih pada Crypto

Meskipun Hive Digital Technologies telah memperluas operasinya ke AI dan komputasi berkinerja tinggi, penambangan crypto tetap menjadi fokus utama perusahaan. Kilic menyoroti prestasi perusahaan dalam domain ini, dengan menargetkan peningkatan kapasitas penambangan Bitcoin mereka hingga enam exahash pada akhir Desember tahun ini.

Dari 38.000 GPU Nvidia yang dimiliki perusahaan, 500 di antaranya digunakan untuk AI atau komputasi HPC, sementara sisanya digunakan untuk penambangan proof of work, dengan algoritma yang berubah setiap hari untuk menambang koin yang paling menguntungkan.

Pada akhirnya, langkah strategis Hive Digital Technologies menuju integrasi AI dengan blockchain menunjukkan evolusi yang sedang berlangsung dalam industri teknologi. Dengan perusahaan terus mengeksplorasi sinergi antara dua teknologi kuat ini, masa depan pengembangan Web3 tampak cerah.

Gabungan keamanan dan transparansi blockchain dengan adaptabilitas dan kecerdasan AI siap untuk mendefinisikan kembali batas digital, membuka peluang dan tantangan yang belum pernah ada sebelumnya.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: