Skandal SatoshiVM: Kekayaan Mendadak atau Skema Licik?

Array

Skandal SatoshiVM: Kekayaan Mendadak atau Skema Licik?

Dunia crypto kembali dihebohkan dengan kasus yang mencurigakan, di mana SatoshiVM (SAVM) menjadi sorotan utama. Mata uang digital ini mengalami lonjakan harga yang signifikan, namun diiringi dengan tindakan yang menimbulkan kecurigaan. Apakah ini sekadar keberuntungan atau ada skema gelap di balik layar?

Penjualan Besar-Besaran oleh Tim SatoshiVM

penjualan besar-besaran satoshivm
Sumber: Etherscan

Tim di balik SatoshiVM dilaporkan telah menjual SAVM senilai lebih dari $3 juta. Hal ini memicu kekhawatiran akan adanya skema pump-and-dump yang dilakukan oleh pengembang. Sebuah dompet yang terkait dengan tim SatoshiVM tercatat menerima 420.000 token SAVM senilai $4,7 juta.

Dompet tersebut kemudian mentransfer 189.700 SAVM, dengan nilai $2,12 juta, ke 24 dompet baru. Selain itu, pemilik dompet menjual 124.739 SAVM dengan nilai tukar 504 Ethereum (ETH) senilai $1,24 juta. Total transaksi ini mencapai $3,36 juta, menimbulkan kecurigaan akan adanya manipulasi pasar.

Baca Juga: Chatbot AI Baru ‘Talk2Satoshi’, Bisa Belajar Bitcoin dari Satoshi Nakamoto?

Analisis Skema Pump-and-Dump

Para analis crypto populer telah mengeluarkan peringatan terhadap proyek SatoshiVM. Akun WEB3 Market Insight di platform X menyebutkan bahwa skema pump-and-dump SAVM masih berlanjut. Seorang analis lain, BareNakedCrypto, bahkan menyebut proyek SatoshiVM sebagai “scam”.

Daniel, seorang analis, menanggapi dengan mengatakan bahwa proyek Bitcoin Layer 2 yang sah seharusnya bisa mendapatkan dana dari kapitalis ventura terkenal tanpa harus bergantung pada influencer. Sebelumnya, lebih dari 1,2 juta token SAVM telah ditransfer ke dompet influencer, yang menimbulkan kecurigaan lebih lanjut.

Baca Juga: Setelah 5 Tahun, Penemu Bitcoin ‘Satoshi Nakamoto’ Kembali Muncul dalam Sebuah Postingan!

Keuntungan Besar dalam Sehari

Seorang pedagang crypto berhasil meraup keuntungan lebih dari $6 juta hanya dalam satu hari dari token SAVM. Dengan investasi awal sekitar $700.000, pedagang ini membeli 2,61 token SAVM. Nilai token tersebut melonjak dalam waktu tiga jam, dan pedagang ini segera menjualnya untuk mendapatkan keuntungan besar.

Promosi oleh influencer berperan besar dalam peningkatan nilai token SAVM. Hanya sejumlah kecil dari 47.000 pendaftar yang berhasil berpartisipasi dalam penawaran awal. Namun, tindakan pedagang ini menuai kontroversi, dengan beberapa pihak menduga adanya insider trading.

Kesimpulan

Kasus SatoshiVM membuka mata kita terhadap dinamika pasar crypto yang penuh dengan intrik dan spekulasi. Apakah ini hanya fenomena keberuntungan atau memang ada skema yang dirancang untuk mengambil keuntungan dari hype yang diciptakan? Hanya waktu yang akan menjawab.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Array