Web3 dan AI: Haruskah Agen Marketing Web3 Mengadopsi AI?

Web3 dan AI: Haruskah Agen Marketing Web3 Mengadopsi AI?

Revolusi digital terus berlanjut, dan agen pemasaran Web3, yang berakar pada teknologi blockchain dan sistem desentralisasi, kini dihadapkan pada pertanyaan krusial: Haruskah mereka mengadopsi strategi kecerdasan buatan (AI) seperti yang telah diadopsi oleh rekan-rekan Web2 mereka? Simak berita lengkapnya berikut ini!

Alasan Besar Agen Mengandalkan AI

agen marketing mengandalkan ai
Sumber: AI Center

Dilansir dari BeInCrypto, AI telah menunjukkan potensinya dalam iklan. Accenture Song, setelah mendapatkan manfaat dari investasi AI sebesar $3 miliar, kini menawarkan AI Navigator for Enterprise. Alat ini memanfaatkan AI generatif untuk membantu bisnis mengintegrasikan solusi AI.

Dentsu, salah satu pemain besar, telah menjalin kerja sama strategis dengan raksasa teknologi seperti Google dan Microsoft. Kerja sama ini memberi Dentsu akses ke teknologi seperti GPT-4.

Baca Juga: Sakana.ai: Terobosan Generative AI dengan Inspirasi Alam

Inovasi AI dalam Industri

Banyak agen telah mengadopsi AI, masing-masing menampilkan inovasinya sendiri. Horizon Media, misalnya, memperkenalkan “Neon”, alat AI yang bertujuan mengoptimalkan investasi media.

Huge menggunakan Creative Capital Index (CCI) yang memanfaatkan AI untuk mengoptimalkan kreativitas internal, berfungsi seperti indeks pasar saham untuk aset merek.

Omnicom, dengan kemitraannya dengan pemimpin AI seperti Google dan Microsoft, memiliki platform Omni yang berfungsi sebagai pusat untuk kemampuan teks dan gambar generatif.

Baca Juga: Friend.Tech: Platform Sosial Desentralisasi Baru yang Guncang Dunia Crypto!

Web3 dan Pertimbangan AI

Agen pemasaran Web3, meskipun masih baru, membedakan diri mereka dalam industri crypto. Mereka menekankan transparansi, keamanan, dan kepemilikan pengguna. Namun, dapatkah AI cocok dengan paradigma ini?

Manfaat potensial dari AI sangat jelas: efisiensi, personalisasi, dan inovasi. Namun, ada pertimbangan penting. Etos Web3 menekankan desentralisasi dan kepemilikan data pengguna. Oleh karena itu, menurut BeInCrypto, integrasi AI tidak boleh mengkompromikan prinsip-prinsip ini.

Dengan inovasi yang terus berlanjut, keputusan untuk mengintegrasikan AI adalah tentang bagaimana alat-alat ini dapat selaras dengan dan memperkuat proposisi nilai unik yang mereka tawarkan di garis depan digital yang desentralisasi.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: