Wih! Harga NFT Donald Trump Melonjak 62% Usai Rilis Foto Mugshot

author:

Wih! Harga NFT Donald Trump Melonjak 62% Usai Rilis Foto Mugshot

Harga NFT yang menampilkan mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengalami lonjakan signifikan setelah foto mugshot-nya dirilis oleh media. Menurut data dari OpenSea, harga dasar dari kartu perdagangan digital Trump naik lebih dari 62% dari 0.138 ke 0.224 Ether pada 24 Agustus 2023, sesaat setelah foto mugshot-nya menjadi publik.

Lonjakan Harga 62% dan Kembalinya Trump ke Media Sosial

Data pasar dari OpenSea, pasar NFT terkemuka, mengungkapkan peningkatan substansial dalam harga dasar kartu perdagangan digital Trump. Diluncurkan pertama kali pada Desember 2022, harga NFT ini melonjak lebih dari 62%, melonjak dari 0.138 menjadi 0.224 Ethereum pada 24 Agustus 2023.

Baca juga: Hype NFT Donald Trump Sudah Hilang, Mantan Presiden AS Ini Raup Rp14 Triliun?

Kenaikan dramatis ini bertepatan dengan rilis publik foto Donald Trump, yang diambil saat ia menyerahkan diri ke Kantor Sheriff Fulton County. Gambar tersebut, yang menampilkan Trump dengan wajah tegas, terkenal sebagai foto pertama dari presiden AS saat ini atau mantan presiden AS yang menghadapi tuduhan kriminal.

nft donald trump
Sumber: Twitter

Lebih lanjut, lonjakan harga NFT ini sejalan dengan kembalinya Trump ke media sosial setelah absen yang cukup lama. Sejak suspensinya dari platform besar seperti Twitter pada Januari 2021, Trump telah menggunakan platformnya sendiri, Truth Social. Namun, foto mugshot terbaru ini mendorongnya untuk kembali memposting di platform tersebut setelah lebih dari dua tahun.

Kasus Hukum dan Implikasi Politik

Foto mugshot Donald Trump bukan hanya sekadar gambar; ia membawa sejumlah implikasi hukum dan politik yang signifikan. Kasus pidana yang dihadapi Trump di Georgia adalah salah satu dari beberapa kasus hukum yang sedang berlangsung melibatkannya.

Dakwaan ini menuduh Trump dan 18 sekutunya terlibat dalam skema korupsi yang bertujuan untuk menggagalkan kehendak pemilih dalam upaya memastikan ia terpilih kembali sebagai presiden AS pada 2020. Meskipun ia kalah dari Joe Biden, dakwaan ini, yang diumumkan pada 14 Agustus 2023 lalu, menyoroti implikasi serius dari situasi ini.

Selain kasus di Georgia, Trump juga menghadapi dakwaan federal di Washington D.C. terkait insiden Capitol Hill pada 6 Januari 2021. Ia juga menghadapi kasus pidana di New York yang berkaitan dengan pembayaran kepada Stormy Daniels.

Selain itu, kasus-kasus ini juga mempengaruhi diskusi tentang peran mata uang crypto dalam pembiayaan kampanye politik, terutama karena Trump diketahui memiliki lebih dari $2,8 juta dalam dompet Ethereum. Dengan begitu banyak variabel yang bermain, foto mugshot ini bisa jadi lebih dari sekadar gambar viral; ia bisa menjadi simbol dari berbagai isu hukum dan politik yang sedang berlangsung.

Baca juga: Gokil! Volume Perdagangan NFT Donald Trump Melonjak 256%!

Dampak pada Lanskap Crypto dan Politik

Meskipun Trump pernah menyatakan skeptisisme terhadap kripto, ia ternyata memiliki lebih dari $2,8 juta dalam dompet Ethereum. Dengan mugshot Trump kini menjadi publik, banyak pengguna crypto di media sosial yang dengan cepat mengubah gambar ini menjadi meme atau menambahkan “mata laser” ikonik ke gambarnya. Fenomena ini menunjukkan peran budaya digital dalam membentuk persepsi publik, terutama menjelang pemilihan presiden AS 2024.

Pada akhirnya, lonjakan harga NFT Donald Trump menunjukkan bagaimana dunia politik dan crypto dapat saling mempengaruhi. Dengan kasus hukum dan dinamika pemilihan yang sedang berlangsung, akan menarik untuk melihat bagaimana faktor-faktor ini akan terus mempengaruhi satu sama lain dalam budaya digital modern.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: