Harga Minyak Dunia: Grafik Harga Minyak Dunia Hari Ini (5/1/26)
Jakarta, Pintu News – Harga minyak mentah turun ke level $56,48 per barel pada 5 Januari 2026, melemah 1,47% dibandingkan hari sebelumnya. Dalam sebulan terakhir, harga minyak mentah tercatat turun sebesar 4,08%, dan jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, penurunan mencapai 23,22%.
Data ini berdasarkan perdagangan kontrak selisih (CFD) yang mengikuti pasar acuan untuk komoditas ini. Secara historis, minyak mentah pernah mencapai rekor tertinggi di angka $410,45 pada Desember 2025.
Harga Minyak Mentah Dunia Hari Ini
Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) menunjukkan tren penurunan yang konsisten dalam beberapa hari terakhir, dengan grafik pergerakan harian (1D) mencatat penurunan ke level $56.461 per barel pada penutupan terakhir, turun 0.058 poin atau sekitar 0.103%.
Baca juga: Harga Minyak Melemah Hari Ini Pasca Operasi Militer Amerika Serikat di Venezuela

Grafik mengindikasikan tekanan jual yang meningkat sejak awal Januari, dengan harga bergerak di bawah garis rata-rata (mean) dan semakin mendekati batas bawah zona varians. Penurunan tajam terjadi setelah harga sempat menyentuh kisaran $57.75, sebelum akhirnya terkoreksi tajam dan membentuk tren menurun (downtrend) yang cukup jelas.
Tren ini memperkuat sinyal bearish di pasar minyak mentah, dengan harga saat ini juga berada di bawah garis tren jangka pendek yang digambarkan dalam grafik. Jika tekanan jual berlanjut, harga minyak mentah berpotensi menguji kembali level support yang lebih rendah di bawah $56, yang bisa menjadi titik krusial bagi arah pasar selanjutnya.
Kondisi ini mencerminkan kekhawatiran pasar terhadap permintaan global dan potensi oversupply, seiring dengan data ekonomi dan geopolitik yang terus mempengaruhi sentimen investor.
Apakah Ada Crypto yang Harganya Dipatok Harga Minyak Dunia?
Untuk saat ini, tidak ada cryptocurrency besar yang secara langsung dipatok (pegged) terhadap harga minyak dunia seperti halnya stablecoin yang dipatok ke dolar AS (misalnya USDT atau USDC). Namun, ada beberapa proyek crypto dan token yang terinspirasi atau berkaitan erat dengan komoditas seperti minyak, terutama dalam konteks tokenisasi aset dunia nyata (real-world assets/RWA).
Crypto Berbasis Emas: Lebih Populer dan Stabil

Berbeda dengan minyak, emas telah lama dianggap sebagai aset lindung nilai (safe haven) dan instrumen penyimpan nilai dalam kondisi pasar yang tidak pasti. Ini membuat emas lebih cocok secara psikologis dan fundamental untuk dijadikan aset dasar dalam stablecoin berbasis komoditas. Beberapa contoh crypto yang dipatok pada emas antara lain:
Baca juga: 3 Crypto yang Disorot Analis Ali Martinez di Awal Tahun 2026, Potensi Naik atau Anjlok?
PAX Gold (PAXG)
- Pax Gold (PAXG) dipatok 1:1 dengan harga satu troy ounce emas.
- PAXG didukung oleh emas fisik yang disimpan di brankas terpercaya (Brinks).
- PAXG diterbitkan oleh Paxos Trust Company dan telah mendapatkan pengawasan regulasi di AS.
Tether Gold (XAUT)
- Tether Gold (XAUT) Dikeluarkan oleh penerbit USDT (Tether).
- Setiap token XAUT didukung oleh satu troy ounce emas yang disimpan di Swiss.
Itu dia informasi terkini seputar crypto. Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita crypto terkini seputar project crypto dan teknologi blockchain. Temukan juga panduan belajar crypto dari nol dengan pembahasan lengkap melalui Pintu Academy dan selalu up-to-date dengan pasar crypto terkini seperti harga bitcoin hari ini, harga coin xrp hari ini, dogecoin dan harga aset crypto lainnya lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi kripto Pintu melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli crypto memiliki risiko dan volatilitas tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
- Trading Economics. Crude Oil. Diakses pada 5 Januari 2025