Harga Bitcoin Melonjak Melebihi $63.000 Usai Data Pengangguran AS!

Harga Bitcoin Melonjak Melebihi $63.000 Usai Data Pengangguran AS!

Jakarta, Pintu News – Bitcoin melonjak melebihi $61.000 dalam jam yang menyusul rilis laporan ketenagakerjaan pemerintah. Saat artikel ini diterbitkan, harga Bitcoin berada di sekitar Rp1 Miliar, naik 5,2% dalam sehari, menurut data dari Market Pintu. Simak berita lengkapnya berikut ini!

Kenaikan Harga Bitcoin Setelah Laporan Nonfarm Payrolls

Lonjakan harga Bitcoin menyusul laporan Nonfarm Payrolls pemerintah AS, yang dipublikasikan pagi ini, yang memperkirakan bahwa tingkat pengangguran untuk April adalah 3,9%—lebih tinggi 0,1% dari perkiraan sebesar 3,8%.

Pengangguran tinggi membuat lebih mungkin bagi Fed untuk mempertimbangkan menurunkan suku bunga, meningkatkan daya tarik aset berisiko seperti saham dan crypto.

Baca Juga: Harga Bitcoin Melonjak 5% per 24 Jam, Membuat $100 Juta Short Crypto Terbakar!

Dampak Kebijakan Suku Bunga Fed Terhadap Harga Bitcoin

Fed menurunkan suku bunga menjadi antara nol hingga 0,25% sebagai respons terhadap pandemi Covid-19 pada Maret 2020. Namun, dua tahun kemudian, pada Maret 2022, Fed mulai menaikkan suku bunga untuk melawan inflasi.

Kenaikan tersebut berlanjut hingga mencapai puncaknya di 5,25% hingga 5,50% pada Juli 2023. Bitcoin berakhir bulan itu di $29.230,11, turun 4,1% selama bulan itu dan setengah dari harga sekarang.

Baca Juga: 3 Crypto Potensial Setelah Bitcoin Halving 2024

Bitcoin ETF dan Perkiraan Harga Bitcoin

Minggu ini agak berbatu bagi Bitcoin. Sejak ETF Bitcoin dan Ethereum Hong Kong beroperasi, pada 30 April, harga Bitcoin turun, pertama kali di bawah $60.000 dan akhirnya turun di bawah $57.000.

Ini membuat miliarder Bitcoin Arthur Hayes memprediksi bahwa harga Bitcoin telah mencapai titik terendah. Dalam sebuah posting blog, mantan CEO BitMEX tersebut memprediksi bahwa harga akan “mencapai titik terendah, stagnan, dan mulai naik perlahan.”

Kesimpulan

Kenaikan harga Bitcoin setelah data pengangguran AS menunjukkan dampak besar dari kebijakan suku bunga Fed terhadap pasar kripto. Investor mulai mengarahkan perhatian mereka pada aset berisiko seperti saham dan crypto, menciptakan potensi kenaikan harga yang lebih tinggi di masa depan.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi