Harga Bitcoin Melonjak 5% per 24 Jam, Membuat $100 Juta Short Crypto Terbakar!

Harga Bitcoin Melonjak 5% per 24 Jam, Membuat $100 Juta Short Crypto Terbakar!

Jakarta, Pintu News – Dalam 24 jam terakhir, hampir $100 juta dalam posisi jual untuk semua mata uang kripto telah dilikuidasi, menurut data CoinGlass, dengan total saat ini sedikit di atas $99 juta.

Sebagian besar dari jumlah tersebut bertaruh pada mata uang kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar, dengan likuidasi posisi jual BTC sekarang hampir $36 juta dalam 24 jam. Dalam empat jam terakhir saja, hampir $22 juta dalam posisi jual BTC telah menguap. Simak analisa lengkapnya berikut ini!

Likuidasi Posisi Long dan Short

Posisi long juga mengalami kerugian dalam 24 jam terakhir, meskipun para pedagang di belakang posisi jual merasakan lebih banyak sakit. Menurut data CoinGlass, sekitar $44 juta dalam posisi long telah dilikuidasi di semua mata uang kripto dalam 24 jam terakhir.

Posisi jual dipegang oleh para pedagang yang bertaruh harga suatu aset akan turun di masa depan. Jika posisi jual dilikuidasi, maka pedagang telah kalah dalam taruhannya dan posisinya ditutup. Sebaliknya, posisi long adalah taruhan bahwa harga suatu aset akan meningkat.

Baca Juga: 5 Crypto Naik Hari Ini (4/5/24), Didominasi Memecoin!

Rebound Harga Bitcoin dan Dampaknya

Harga Bitcoin naik sekitar 5% dalam 24 jam terakhir, diperdagangkan seharga $61.911, menurut CoinGecko. Ini sempat melonjak di atas level $62.000 pada Jumat pagi. Aset ini telah berjuang dalam beberapa hari terakhir, dan pada satu titik minggu ini turun di bawah $57.000 per koin.

Itu jauh di bawah rekor tertinggi baru Bitcoin di bulan Maret yang hampir mencapai $74.000. Bahkan lebih rendah dari rekor tahun 2021 sebelumnya sebesar $69.044.

Baca Juga: Market Bergairah di Weekend, Mengapa Crypto Naik Hari Ini (4/5/24)?

Faktor Geopolitik dan Dampaknya

Bitcoin dan pasar kripto secara luas telah menderita setelah Federal Reserve memberi isyarat bahwa mereka tidak terburu-buru untuk menurunkan suku bunga minggu ini.

Faktor geopolitik lainnya, seperti konflik di Timur Tengah, juga membuat aset “berisiko” seperti Bitcoin kurang menarik bagi investor, mengakibatkan aliran keluar dari dana yang baru disetujui pertukaran Bitcoin (ETF) spot.

Namun hari ini, laporan Nonfarm Payrolls pemerintah AS menunjukkan bahwa tingkat pengangguran untuk April lebih tinggi dari yang diperkirakan.

Ini diinterpretasikan oleh beberapa pedagang kripto sebagai bullish: pengangguran tinggi membuat lebih mungkin bagi Fed untuk mempertimbangkan menurunkan suku bunga, dan suku bunga yang lebih rendah berarti kripto lebih mungkin menarik bagi investor.

Kesimpulan

Dengan rebound harga Bitcoin dan likuidasi besar-besaran posisi jual crypto, para pedagang sedang mengalami keuntungan besar. Namun, dengan ketidakpastian di pasar dan faktor geopolitik yang terus berlanjut, masih ada banyak volatilitas yang bisa diharapkan.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi