Harga Bitcoin (BTC) Tembus Rp470 Juta pada 24 Juni 2023, Ini Faktor Utamanya!

Harga Bitcoin (BTC) Tembus Rp470 Juta pada 24 Juni 2023, Ini Faktor Utamanya!

Menurut market Pintu, harga Bitcoin hari ini menunjukkan kenaikan, mencapai puncak tertinggi pada tahun 2023 di $31.431 atau Rp472.888.824 (kurs $1 = Rp15.000).

harga btc 24 juni 2023
Sumber: Market Pintu

Peningkatan harga Bitcoin tahun ini datang di tengah meningkatnya minat institusional terhadap Bitcoin dari perusahaan seperti BlackRock dan Fidelity Investments, keduanya telah mengajukan permohonan untuk spot Bitcoin ETF dalam dua minggu terakhir. Simak berita lengkapnya berikut ini!

Minat Institusional Memicu Rally Bitcoin

Dilansir dari Cointelegraph, harga Bitcoin mulai naik setelah BlackRock mengajukan permohonan untuk spot BTC ETF di Amerika Serikat pada 15 Juni 2023. Meski BlackRock bukan yang pertama mengajukan permohonan ke SEC untuk Bitcoin ETF, mereka adalah yang terbesar di antara semua pemohon saat ini.

Hingga saat ini, SEC telah menolak untuk menyetujui spot Bitcoin ETF, meski banyak pemohon termasuk ARK milik Cathie Wood dan 21Shares yang telah mengajukan permohonan untuk persetujuan sebanyak tiga kali.

Perusahaan lain yang ditolak permohonan Bitcoin ETF-nya adalah Grayscale. Setelah penolakan, perusahaan ini mengajukan banding ke pengadilan banding untuk membela keandalan Bitcoin futures.

Baca Juga: Ikuti Jejak BlackRock, Invesco Mengajukan untuk ETF Bitcoin Spot

Likuidasi Mungkin Mendorong Harga Bitcoin Naik

likuidasi bitcoin
Bitcoin futures liquidations. Sumber: Coinglass

Pengumuman pengajuan ETF BlackRock pada 15 Juni 2023telah mengubah nasib trader short dengan lebih dari $220 juta dalam posisi short dilikuidasi sejak tanggal tersebut. Hanya dalam 24 jam terakhir saja, lebih dari $31 juta short BTC telah dilikuidasi.

Baca Juga: Valkyrie Ajukan Aplikasi ETF Bitcoin Spot, Bakal Susul Blackrock?

Penurunan Indeks Dolar AS Bisa Baik untuk Harga Bitcoin

usd dolar index
U.S. dollar index. Sumber: TradingView

Tanda positif lainnya untuk harga Bitcoin adalah penurunan indeks dolar AS (DXY). Secara historis, ketika indeks DXY menurun, sentimen untuk aset crypto seperti Bitcoin meningkat.

Sejak peningkatan suku bunga dihentikan oleh Federal Reserve minggu lalu, beberapa pelaku pasar berpikir bahwa ekonomi AS mungkin akan tumbuh dan dolar bisa terus menurun. Jika hal ini terjadi, Bitcoin bisa terus merally bersama dengan pasar ekuitas. Semakin baik iklim makro, semakin baik untuk harga Bitcoin.

fear and greed index bitcoin

Meski harga Bitcoin menunjukkan momentum bullish jangka pendek setelah berita BlackRock dan penurunan dolar, Fear & Greed Index Bitcoin telah mencapai level tertinggi dalam 3 bulan yakni dengan skor 65 dan berada di zona ‘Greed’. Dengan begitu, pasar Bitcoin saat ini menunjukkan gejala optimisme yang tinggi.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca

Referensi: