Grayscale Luncurkan Dana Kripto Baru dengan Imbalan Staking

Grayscale Luncurkan Dana Kripto Baru dengan Imbalan Staking

Jakarta, Pintu News – Perusahaan manajemen aset kripto institusional Grayscale telah meluncurkan produk baru yang akan memberikan pengembalian berdasarkan hasil staking. Pada tanggal 29 Maret, perusahaan tersebut mengumumkan Grayscale Dynamic Income Fund (GDIF) yang menyatakan bahwa itu adalah produk investasi yang dikelola secara aktif pertama.

Grayscale menambahkan bahwa dana baru tersebut bertujuan untuk mengoptimalkan pendapatan dalam bentuk hadiah staking yang terkait dengan aset kripto proof-of-stake. Simak berita lengkapnya berikut ini!

Dana Kripto Baru Grayscale dengan Imbalan Staking

“Dengan menggunakan faktor kualitatif dan kuantitatif, kami menginvestasikan modal di seluruh portofolio token proof-of-stake,” ungkapnya. Dana tersebut akan memonetisasi hadiah token menjadi uang tunai setiap minggu, mendistribusikan pendapatan kepada investor setiap tiga bulan, dan menyeimbangkan kembali token untuk mengoptimalkan pendapatan. Kepemilikan dana yang diungkapkan sangat tidak jelas.

Ini akan terdiri dari 24% dari token pertukaran Cosmos yang terdesentralisasi, OSMO. Tambahan 20% akan disimpan di Solana (SOL), dan 14% akan disimpan di Polkadot (DOT). Sisanya 43% secara misterius diberi label sebagai “lainnya,” dan tidak disebutkan token proof-of-stake terbesar di dunia, Ethereum.

Manajer Portofolio untuk GDIF adalah Matt Maximo, yang telah bekerja di Grayscale Investments sejak 2021. Selain itu, dana baru tersebut hanya tersedia untuk individu dengan kekayaan bersih tinggi dengan aset yang dikelola lebih dari $1,1 juta atau kekayaan bersih lebih dari $2,2 juta, dan memiliki biaya kinerja 10%.

Baca Juga: Kabar Gembira, Kerugian Crypto Akibat Penipuan Menurun Drastis di Awal 2024!

Prospek Staking

fund performance and holdings
Kepemilikan kripto dapat berubah sesuai dengan kebijakan Grayscale. Sumber: Grayscale

Kapitalisasi pasar staking global sekitar $355 miliar, menurut Staking Rewards. Ini mencantumkan ETH sebagai aset staking terkemuka, dengan nilai $110 miliar yang dipertaruhkan.

Solana adalah yang terbesar kedua dengan $72 miliar yang dipertaruhkan, diikuti oleh SUI, Aptos, dan Cardano, yang masing-masing memiliki sekitar $15 miliar yang dipertaruhkan. Tingkat hadiah rata-rata adalah 6%, lapornya, meskipun banyak koin dengan kapitalisasi lebih tinggi, seperti ETH, SUI, ADA, dan BNB, lebih rendah dari itu.

Baca Juga: Harga BTC Mendekati $70.000 di Akhir Q1, Gimana Prospeknya di Q2?

Ketersediaan Dana Kripto Baru Grayscale

Grayscale Dynamic Income Fund (GDIF) hanya tersedia untuk klien dengan aset yang dikelola lebih dari $1,1 juta atau kekayaan bersih lebih dari $2,2 juta. Dana tersebut berfokus pada memaksimalkan pendapatan staking dari aset, dengan pertumbuhan modal sebagai fokus sekunder.

Staking kripto melibatkan penguncian token kripto untuk mendapatkan bunga atau hadiah, yang pada gilirannya memastikan operasi jaringan blockchain yang aman dan efisien. Grayscale telah menyebutkan tiga token PoS yang akan disimpan dalam dana tersebut: Osmosis (OSMO) memiliki pangsa 24%, Solana (SOL) memiliki 20%, dan Polkadot (DOT) memiliki 14%, sedangkan 43% dikategorikan sebagai token lainnya.

OSMO saat ini menawarkan tingkat hadiah staking sebesar 11,09%, SOL menawarkan 7,42%, dan DOT berada di 11,9%, menurut data dari Staking Rewards. Namun, hanya SOL yang masuk dalam 10 token PoS teratas berdasarkan kapitalisasi pasar, menurut data CoinMarketCap.

Kesimpulan

Grayscale Investments telah mengumumkan dana investasi yang dirancang khusus untuk klien canggih yang ingin mengekspos portofolio mereka terhadap pendapatan yang dihasilkan dari staking token mata uang kripto.

Menurut pernyataan baru-baru ini, Grayscale Dynamic Income Fund hanya tersedia untuk klien dengan aset yang dikelola lebih dari $1,1 juta atau kekayaan bersih lebih dari $2,2 juta. Dana tersebut bermaksud untuk mengubah hadiah staking menjadi Dolar Amerika Serikat setiap minggu, dengan distribusi yang direncanakan setiap tiga bulan untuk investor.

Selain itu, Grayscale mengklaim bahwa analisis yang cermat akan dilakukan untuk memilih token proof-of-stake (PoS) yang termasuk dalam portofolio dana tersebut. Prioritas utama dana tersebut adalah untuk memaksimalkan pendapatan staking dari aset, dengan pertumbuhan modal sebagai fokus sekunder, menurut Grayscale.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi