Graham’s Wine Luncurkan NFT Pertama Bernilai Rp49 Juta, Apa Saja Keuntungannya?

author:

Graham’s Wine Luncurkan NFT Pertama Bernilai Rp49 Juta, Apa Saja Keuntungannya?

Graham’s, merek port terkemuka dari Symington Family Estates, baru-baru ini melangkah ke dunia digital dengan peluncuran NFT pertamanya. Mereka merilis 50 kasus edisi terbatas dari Vintage Port 1970 dan Graham’s 2020 Bicentenary Edition Vintage Port, masing-masing disertai dengan aset digital unik.

Graham’s Wine dan Petualangan NFT Pertama Mereka

graham's wine luncurkan nft pertama
Sumber: Graham’s Port

Graham’s, merek port terkemuka dari Symington Family Estates, baru-baru ini melangkah ke dunia digital dengan peluncuran NFT pertamanya. Mereka merilis 50 kasus edisi terbatas dari Vintage Port 1970 dan Graham’s 2020 Bicentenary Edition Vintage Port, masing-masing disertai dengan aset digital unik.

Baca juga: Brand Mewah Gucci Berikan Hadiah Fisik Eksklusif kepada Pemegang NFT-nya, Apa Saja?

Kasus-kasus ini, masing-masing berisi Vintage Port 1970 dan 2020, merayakan lima dekade manajemen Symington family atas merek Graham’s. Tidak hanya itu, kasus ini menawarkan lebih dari sekadar anggur, mereka memberikan manfaat unik kepada pemiliknya melalui NFT yang disertakan.

NFT berfungsi sebagai cap digital autentikasi untuk anggur halus. Ini memberikan pemilik akses ke serangkaian keuntungan eksklusif. Keuntungan ini termasuk alokasi untuk kasus rilis Vintage Port Graham’s klasik yang akan datang.

Selain itu, pemilik NFT ini berhak mendapatkan enam tur dan pengecapan di Graham’s Lodge, manfaat yang dapat mereka bagikan dengan orang-orang beruntung yang mereka pilih untuk mencicipi Vintage Ports langka ini bersama mereka.

Penjualan Eksklusif dan Rencana Masa Depan

graham's wine luncurkan nft pertama
Sumber: The Travel Bunny

Mulai 24 Juli 2023, sebagian besar kasus edisi terbatas ini – 44 untuk lebih tepatnya – akan tersedia secara eksklusif di Graham’s Lodge di Vila Nova de Gaia. Pengalaman unik tambahan ditawarkan untuk pembeli tiga di antara 44 kasus ini: kunjungan pribadi sehari untuk empat orang ke perkebunan utama Graham’s di Douro Valley, Quinta dos Malvedos.

Perjalanan eksklusif ini mencakup tur berpemandu kebun anggur dan pabrik anggur, pengecapan yang dibimbing, dan makan siang di rumah perkebunan, yang biasanya tidak terbuka untuk umum. Kasus dengan NFT yang menawarkan pengalaman eksklusif ini dihargai €3,000 atau setara dengan Rp49 juta.

Namun, rencana penjualan tidak berakhir di sini saja. Graham’s juga mengumumkan rencana untuk merilis lima kasus Vintage Port 1970 & 2020 di WineChain, platform untuk NFT anggur halus. Manfaat tambahan dan detail harga akan dikonfirmasi dalam beberapa bulan mendatang. Kasus terakhir dari koleksi luar biasa ini ditandai untuk disumbangkan ke Golden Vines Online Auction 2023, acara yang mendukung Gérard Basset Foundation.

Baca juga: Ducati Siap Menghadirkan Program Koleksi Digital Baru dengan Web3Pro dan XRP Ledger!

Dampak NFT pada Industri Minuman Alkohol

Langkah Graham’s ke dunia NFT menandakan pergeseran menarik dalam industri minuman alkohol. Seiring aset digital semakin menonjol, merek lain juga mengadopsi NFT untuk memastikan keaslian produk mereka, memperkaya pengalaman pelanggan, dan membentuk hubungan yang lebih kuat dengan konsumen.

Peluncuran NFT dari minuman alkohol ini menggabungkan tradisi dan teknologi, menawarkan rasa unik dari masa depan industri. Penerapan NFT dalam bisnis anggur halus, seperti yang ditunjukkan oleh Graham’s, mungkin baru saja menjadi awal dari tren baru dalam sektor minuman alkohol.

Meski begitu, langkah Graham’s ke dunia NFT menunjukkan bagaimana inovasi dalam teknologi blockchain dapat membantu memperbaiki masalah yang ada dalam industri anggur.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: