Cointime Economics: Model Baru dari Glassnode dan Ark Invest untuk Mengukur Nilai Bitcoin

Cointime Economics: Model Baru dari Glassnode dan Ark Invest untuk Mengukur Nilai Bitcoin

Glassnode dan Ark Invest telah berkolaborasi untuk mengembangkan sebuah model ekonomi baru yang disebut “Cointime Economics” untuk menganalisis metrik on-chain Bitcoin. Model ini menawarkan cara alternatif untuk mengukur aktivitas ekonomi dan nilai Bitcoin, yang berbeda dari metode akuntansi standar berdasarkan output transaksi yang belum dihabiskan (UTXOs). Simak berita lengkapnya berikut ini!

Apa Itu Cointime Economics?

Dilansir dari Bitcoin News, Cointime Economics adalah sebuah kerangka kerja yang memperkenalkan konsep “coinblocks” sebagai produk dari jumlah Bitcoin yang dikalikan dengan jumlah blok di mana mereka disimpan tanpa bergerak. Misalnya, sepuluh Bitcoin yang disimpan selama sepuluh blok akan setara dengan 100 coinblocks.

Model ini bertujuan untuk menangkap bobot ekonomi dan pentingnya setiap Bitcoin berdasarkan waktu di mana ia tetap tidak bergerak. Semakin lama sebuah Bitcoin tidak bergerak, semakin tinggi “cointime”-nya dan implikasi ekonomi yang dimilikinya.

Baca Juga: Gak Mau Kalah, Ark Invest dan 21Shares Ajukan Dua Aplikasi ETF Ethereum di AS!

Metrik dan Rasio dalam Cointime Economics

Model ini memperkenalkan metrik seperti coinblocks yang dibuat, dihancurkan, dan disimpan untuk menggambarkan keadaan ekonomi Bitcoin dari waktu ke waktu. Selain itu, model ini juga memperkenalkan rasio seperti “liveliness,” yang mengukur aktivitas jaringan, dan “vaultedness,” yang mengukur inaktivitas.

Ketika diterapkan pada pasokan Bitcoin, kerangka kerja ini membedakan antara pasokan aktif dan pasokan yang disimpan (“vaulted”) untuk menilai inflasi sebenarnya dan faktor-faktor lainnya.

Baca Juga: SEC Tunda Keputusan Pengajuan ETF Bitcoin Ark Invest dan 21Shares, Ada Apa?

Bagaimana Cointime Economics Memperbaiki Model Valuasi yang Ada?

whitepaper cointime economics
Sumber: Ark Invest

Menurut para peneliti, Cointime Economics dapat meningkatkan model valuasi yang ada seperti rasio Market Value to Realized Value (MVRV) dengan menggantikan nilai aktif dan nilai investor untuk kapitalisasi pasar tradisional dan kapitalisasi yang diwujudkan.

Mereka memperkenalkan rasio Active Value to Investor Value (AVIV) yang dimodifikasi menggunakan konsep cointime yang mungkin lebih akurat mengindikasikan kapan Bitcoin overvalued atau undervalued.

Cointime Economics menawarkan cara konsisten untuk mengkuantifikasi aktivitas ekonomi dan pentingnya Bitcoin yang memperhitungkan waktu penyimpanan koin. Ini bisa memberikan keuntungan signifikan dibandingkan model yang hanya mengandalkan UTXOs dan data blockchain tradisional. Dengan model baru ini, analis memiliki alat yang lebih kuat untuk mengevaluasi fundamental on-chain Bitcoin.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: