Akhirnya, G20 Luncurkan Framework Crypto Global!

Akhirnya, G20 Luncurkan Framework Crypto Global!

Dalam upaya untuk mengatur indutsri crypto yang cepat berkembang, pemimpin dari negara-negara G20 telah mencapai konsensus mengenai kerangka kerja lintas batas untuk aset crypto. Dengan pertemuan di New Delhi, inisiatif ini menyoroti pentingnya koordinasi global dalam menghadapi tantangan dan peluang yang ditawarkan oleh teknologi blockchain. Simak berita lengkapnya berikut ini!

Kerangka Kerja Pelaporan Aset Crypto (CARF)

Diperkenalkan pertama kali oleh Organisasi untuk Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) pada Oktober 2022, CARF bertujuan untuk memberikan otoritas pajak visibilitas yang lebih baik terhadap transaksi crypto dan penerima manfaatnya.

Di bawah kerangka kerja ini, negara-negara akan saling berbagi informasi tentang transaksi crypto secara otomatis. Langkah ini mencakup transaksi yang terjadi bahkan di exchange crypto dan penyedia dompet yang tidak teregulasi.

Dengan dua pertiga populasi dunia yang tinggal di negara-negara G20, dampak dari perubahan regulasi ini akan dirasakan secara luas.

Baca Juga: G20 Capai Kesepakatan Sejarah: Kerangka Kerja Crypto Internasional Siap Diluncurkan!

Rekomendasi dan Norma Baru

Dilansir dari Cryptopolitan, selain mendorong koordinasi global yang lebih besar, pertemuan G20 telah mendukung rekomendasi dari Dewan Stabilitas Keuangan (FSB) untuk mengatur, mengawasi, dan mengawasi aset kripto dan pengaturan stablecoin global.

Rekomendasi ini bertujuan untuk membawa crypto di bawah payung regulasi seperti perbankan tradisional, dengan fokus pada identifikasi yang jelas dari pihak yang terlibat.

Meskipun ada kesepakatan mengenai prinsip-prinsip dasar, masih ada pekerjaan yang harus dilakukan untuk mengembangkan regulasi yang spesifik.

Baca Juga: India Berikan Saran untuk Roadmap Crypto G20, Bagaimana Isinya?

Uni Eropa sebagai Pelopor

regulasi crypto uni eropa g20
Sumber: Altcoin Buzz

Sebelum konsensus G20 ini, Uni Eropa telah memimpin jalan dengan menyetujui aturan yang diperbarui yang sejalan dengan CARF, memfasilitasi pertukaran informasi otomatis antar pemerintah Eropa.

Setiap transfer aset digital sekarang harus mencakup detail seperti nama dan nomor akun penerima, serta alamat ledger terdistribusi mereka.

Para Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral akan membahas langkah-langkah lebih lanjut pada pertemuan mereka pada Oktober 2023.

Dengan kekuatan dan pengaruh ekonomi mereka, negara-negara G20 memiliki peluang bersejarah untuk membentuk ruang crypto. Keputusan mereka dalam tahun-tahun mendatang akan menentukan bagaimana aset digital diatur dan diterima di seluruh dunia. Komunitas crypto global dengan penuh perhatian menunggu untuk melihat bagaimana kerangka kerja ini akan diimplementasikan.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

    Referensi: