Fear & Greed Index Bitcoin Jatuh ke ‘Netral’, Apa yang Terjadi?

author:

Array

Fear & Greed Index Bitcoin Jatuh ke ‘Netral’, Apa yang Terjadi?

Dunia crypto baru-baru ini dikejutkan dengan penurunan tajam pada Indeks Ketakutan (Fear Index) & Keserakahan (Greed) Bitcoin, yang kini berada di level ‘netral’. Penurunan ini terjadi meskipun ada peluncuran dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) Bitcoin di Amerika Serikat.

Fenomena ini menimbulkan pertanyaan besar tentang sentimen pasar terhadap Bitcoin dan mata uang crypto besar lainnya.

Penurunan Indeks Ketakutan (Fear Index) & Keserakahan Bitcoin (Greed Index)

Indeks Ketakutan & Keserakahan crypto telah jatuh ke titik terendah dalam tiga bulan – Sumber: Alternative.me

Dilansir dari Cointelegraph (15/1/24), Indeks Ketakutan & Keserakahan Bitcoin, yang merupakan indikator penting dari sentimen pasar, baru-baru ini jatuh ke level ‘netral’ untuk pertama kalinya sejak Oktober 2023.

Baca juga: Heboh! ETF Bitcoin BlackRock dan Fidelity Raup Dana Raksasa dalam 2 Hari

Penurunan ini terjadi meskipun ada peluncuran ETF Bitcoin di Amerika Serikat. Indeks ini mencatat skor 52 dari 100, yang merupakan skor terendah sejak 19 Oktober 2023, ketika Bitcoin diperdagangkan dengan harga rata-rata sekitar $31.000.

Lebih lanjut, penurunan ini mengejutkan banyak pelaku pasar, terutama karena sebelumnya, Indeks sempat mencapai skor ‘keserakahan ekstrem’ sebesar 76. Hal ini terjadi ketika pasar mengantisipasi persetujuan ETF Bitcoin. Indeks ini mengumpulkan dan menimbang data dari enam indikator kinerja pasar utama untuk menilai sentimen pasar setiap hari.

Dampak Peluncuran ETF Bitcoin

Meskipun ada peluncuran ETF Bitcoin, harga Bitcoin mengalami penurunan. Setelah keputusan Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) untuk menyetujui ETF Bitcoin, harga Bitcoin sempat melonjak hingga $49.000. Namun, harga kemudian turun menjadi serendah $41.

500 pada 12 Januari, karena para trader mengunci keuntungan mereka. Saat ini, Bitcoin diperdagangkan sekitar $42.200, menunjukkan stabilisasi setelah penurunan tersebut.

Peluncuran ETF Bitcoin sebenarnya diharapkan dapat meningkatkan harga Bitcoin dengan menarik lebih banyak investor institusional. Namun, ketidakpastian seputar kinerja ETF Bitcoin sejak peluncurannya dan kurangnya informasi tentang detail investasi baru ini tampaknya telah mempengaruhi sentimen pasar. Ini menunjukkan bahwa pasar crypto masih sangat dipengaruhi oleh spekulasi dan sentimen investor.

Baca juga: Saham MicroStrategy Anjlok 20% Karena ETF Bitcoin, Apa Dampaknya?

Mencari Penyebab Penurunan Harga Bitcoin

Pencarian Google untuk “Mengapa harga Bitcoin turun?” telah melonjak 1.100%, menandakan bahwa banyak partisipan pasar mencari penjelasan atas aksi harga Bitcoin terkini. Penurunan ini menunjukkan bahwa meskipun ada adopsi institusional yang meningkat, Bitcoin dan pasar crypto secara umum masih sangat rentan terhadap perubahan sentimen pasar.

Selain itu, ada kekhawatiran bahwa ETF Bitcoin mungkin tidak memberikan dampak yang diharapkan dalam jangka pendek. Investor dan trader tampaknya masih ragu-ragu untuk masuk ke pasar, menunggu lebih banyak kejelasan dan stabilitas. Situasi ini menunjukkan bahwa pasar crypto masih dalam tahap yang sangat dinamis dan dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal.

Pada akhirnya, penurunan Indeks Ketakutan & Keserakahan Bitcoin ke level ‘netral’ menandakan periode ketidakpastian di pasar crypto. Meskipun ada perkembangan signifikan seperti peluncuran ETF Bitcoin, pasar masih sangat reaktif terhadap berbagai berita dan peristiwa.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Array