Ethiopia Susul Mesir dan Aljazair Ajukan Permohonan Keanggotaan BRICS

Ethiopia Susul Mesir dan Aljazair Ajukan Permohonan Keanggotaan BRICS

Ethiopia menyusul langkah Mesir dan Aljazair dalam mengambil langkah berani dengan melamar keanggotaan Brazil, Rusia, India, China dan Afrika Selatan (BRICS). Dengan melakukan hal ini, Ethiopia menunjukkan ambisi dan kesiapan untuk menghadapi tantangan ekonomi global.

Menurut Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Meles Alem, pengajuan ini bisa memberikan dampak positif, “Kami telah mengajukan permohonan keanggotaan dan berharap BRICS akan memberikan respons positif terhadap permohonan yang kami ajukan,”

Merintis Masa Depan: Ethiopia dan BRICS

Sumber: Wikipedia

Ethiopia, salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di Afrika, mengambil langkah berani menuju keanggotaan menjadi member BRICS, mengikuti jejak Mesir dan Aljazair. Meski saat ini tengah dilanda perang saudara, langkah Ethiopia untuk bergabung dalam keanggotaan BRICS merupakan langkah penting untuk masa depan mereka.

The East African melaporkan bahwa Kementerian Luar Negeri Etiopia percaya bahwa melalui keanggotaan dalam lembaga global seperti BRICS, kepentingan nasional Etiopia dapat ditingkatkan dan dipromosikan.

“Kami adalah pendiri institusi global seperti Uni Afrika (AU) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dan kami percaya bahwa demi kepentingan nasional, kami harus menjadi bagian dari blok seperti BRICS,” kata perwakilan kementerian tersebut.

Mengatasi Ketergantungan pada Dolar: Ethiopia dan BRICS

Ethiopia sama halnya dengan Mesir, tengah berjuang dengan krisis valuta asing. Selisih antara nilai tukar resmi dan nilai tukar pasar paralel mata uang lokal terhadap dolar AS telah mencapai titik tertinggi. Untuk mengatasi ini, Bank Nasional Etiopia (NBE) telah membatasi jumlah dolar AS yang bisa dibawa keluar Ethiopia.

Namun, solusi lebih lanjut tampaknya ada di cakrawala. Dengan bergabung dengan BRICS, yang berencana untuk meluncurkan mata uang cadangan alternatif, Ethiopia berharap dapat mengurangi ketergantungannya pada dolar AS. Keputusan Etiopia untuk bergabung dengan BRICS terjadi pada saat yang tepat, ketika banyak negara Afrika berupaya mengurangi dominasi dolar AS dalam perdagangan antarnegara di benua tersebut.

Langkah Ethiopia, Mesir, dan Aljazair menuju BRICS bukan hanya menunjukkan aspirasi negara-negara ini dalam pembangunan ekonomi mereka sendiri, tetapi juga berpotensi mempengaruhi tata ekonomi global. Masa depan akan menentukan bagaimana keputusan ini akan membentuk ekonomi Etiopia dan negara-negara Afrika lainnya dalam menghadapi tantangan ekonomi global.

Baca juga: 41 Negara Siap Bergabung dengan BRICS: Ketakutan Dolar AS Meningkat!

Referensi: