Ethereum Capai Tonggak Baru, 25% dari Total Pasokan ETH Kini Telah Di-staking!

author:

Ethereum Capai Tonggak Baru, 25% dari Total Pasokan ETH Kini Telah Di-staking!

Ethereum terus menunjukkan perkembangan yang signifikan dalam hal staking. Baru-baru ini, jaringan Ethereum berhasil mencapai tonggak sejarah baru dengan 25% dari total pasokan ETH, atau sekitar 30 juta ETH, kini telah di-staking.

Hal ini menandakan semakin meningkatnya kepercayaan dan partisipasi masyarakat dalam mengamankan jaringan Ethereum.

Staking Ethereum Tembus 25%

Sumber: X

Menurut data dari Lido, platform staking terkemuka, pada tanggal 8 Februari 2023, jumlah ETH yang di-staking telah melampaui 30 juta ETH. Lido sendiri memegang pangsa pasar sebesar 31,5% dalam hal staking Ethereum.

Baca juga: Upgrade Ethereum Dencun Berhasil Melewati Fase Testnet Holesky, Apa Selanjutnya?

Dengan demikian, total nilai ETH yang di-staking saat ini diperkirakan mencapai sekitar $73 miliar, dengan hampir satu juta validator yang berkontribusi pada keamanan jaringan.

Dalam dua minggu terakhir, terjadi peningkatan yang signifikan dalam aktivitas staking. Hal ini terlihat dari meningkatnya jumlah deposit staking, yang menunjukkan semakin banyaknya pengguna yang tertarik untuk berpartisipasi dalam staking Ethereum.

Selain itu, antrian penarikan staking (unstaking) terpantau hampir kosong, yang mengindikasikan bahwa sebagian besar pengguna memilih untuk tetap menyimpan ETH mereka dalam bentuk staking.

Ethereum Alami Deflasi

Selain pencapaian dalam staking, Ethereum juga mengalami fenomena deflasi. Menurut data dari Ultrasound.Money, sejak The Merge pada bulan September 2022, pasokan Ethereum telah berkurang sebesar 344.960 ETH. Hal ini setara dengan deflasi hampir $840 juta.

Deflasi ini disebabkan oleh mekanisme pembakaran ETH (burning) yang terjadi setiap kali transaksi dilakukan di jaringan Ethereum.

Saat ini, tingkat inflasi tahunan Ethereum berada di angka -0,57%. Dalam 24 jam terakhir (8/2/24), sekitar 4.288 ETH, senilai sekitar $10 juta, telah dibakar. Deflasi ini diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas harga ETH dalam jangka panjang.

Harga ETH Merespons Positif

Sumber: BeInCrypto

Mengutip laporan BeInCrypto (8/2/24), pasar Ethereum merespons positif pencapaian staking 25% dan deflasi yang terjadi. Harga ETH mengalami peningkatan sebesar 3% dalam 24 jam terakhir (8/2/24).

Baca juga: Ethereum Diprediksi Kalahkan Bitcoin dalam Fase Konsolidasi, Ini Kata Analis Top!

Dalam seminggu terakhir, harga ETH menunjukkan kenaikan sebesar 7,8%. Namun, ETH masih menghadapi level resistensi dan masih di bawah level tertinggi pada Januari 2024.

Saat ini, harga ETH diperdagangkan pada sekitar setengah dari harga tertinggi sepanjang masa yang dicapai pada November 2021. Namun, dengan perkembangan positif dalam staking dan restaking, ETH berpotensi untuk mempersempit kesenjangan harga tersebut.

Reststaking: Tren Baru dalam Staking Ethereum

Reststaking merupakan tren baru dalam staking Ethereum yang memungkinkan pengguna untuk mempertaruhkan ETH yang sama pada beberapa protokol yang berbeda. Hal ini meningkatkan keamanan jaringan dan memanfaatkan sistem kepercayaan yang sudah mapan di Ethereum.

Kategori token restaking baru di CoinGecko, dengan kapitalisasi pasar sekitar $300 juta, mencerminkan tren ini.

Beberapa token restaking seperti Pendle Finance dan Picasso menunjukkan peningkatan harga yang signifikan. Selain itu, platform restaking seperti EigenLayer juga turut berkontribusi dalam memperluas minat terhadap ekosistem staking Ethereum.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

*Featured Image: Bitcoin News