ETF Bitcoin dan Ether Spot Hong Kong: Bersaing dengan AS, Bagaimana Prospeknya?

Array

ETF Bitcoin dan Ether Spot Hong Kong: Bersaing dengan AS, Bagaimana Prospeknya?

Jakarta, Pintu News – Hong Kong baru saja meluncurkan ETF Bitcoin dan Ether spot, tetapi kinerjanya jauh di bawah rekan-rekan mereka di Amerika Serikat. Dalam minggu pertama peluncuran, tiga ETF Bitcoin spot yang terdaftar di kota Asia Timur ini hanya menarik total aset kelolaan (AUM) sebesar $262 juta, dengan sebagian besar telah terdaftar sebelum pencatatan.

Sementara itu, arus masuk aset mereka hanya mencapai kurang dari $14 juta pada minggu pertama peluncuran, jauh di bawah miliaran dolar yang mengalir ke ETF Bitcoin spot AS pada bulan Januari.

ETF Bitcoin dan Ether Spot Hong Kong: Kalah Saing dengan AS

Menurut Farside Investors, peluncuran ETF Bitcoin dan Ethereum di Hong Kong tidak seberarti ETF AS. ETF Ether spot Hong Kong, yang pertama di dunia, juga tidak terlalu mengesankan, dengan total AUM $54,2 juta dan total arus masuk $9,3 juta per 6 Mei.

Baca Juga: Jack Dorsey Siap Berinvestasi Besar-besaran di Crypto, Nilai Investasi BTC-nya Capai $573 Juta!

ETF crypto spot Hong Kong dianggap sebagai peningkatan signifikan dibandingkan dengan rekan-rekan mereka di AS. Mereka didenominasi dalam tiga mata uang fiat dan menampilkan transfer dalam bentuk barang sehingga investor crypto dapat membeli dan menebus unit ETF secara langsung melalui Bitcoin atau Ether.

Analis ETF senior Bloomberg, Eric Balchunas, berkomentar bahwa jumlah ETF di Hong Kong tidak akan sebesar di AS. Namun, jika dibandingkan dengan kapitalisasi pasar saham Hong Kong yang hanya $4,5 triliun, ETF ini sudah cukup besar. Sektor ekuitas Hong Kong juga jauh lebih tidak likuid karena pertumbuhan ekonomi yang lebih lambat di China daratan sejak 2022.

Perbedaan Biaya dan Aksesibilitas

Dalam sebuah studi baru-baru ini, bursa crypto OSL menemukan bahwa hampir 80% investor crypto yang paham crypto di Hong Kong berencana untuk berinvestasi di ETF Bitcoin dan Ether spot yang baru. Namun, aset tersebut saat ini tidak dapat diakses oleh investor China daratan kecuali mereka juga memiliki tempat tinggal di Hong Kong.

Peneliti di SoSoValue berkomentar bahwa investor RMB China daratan tidak diperbolehkan untuk membeli, dan peningkatan dana mungkin terbatas, yang mengakibatkan volume transaksi rendah. Peneliti SoSoValue juga mencatat bahwa setelah periode biaya teaser awal, biaya pengelolaan ETF crypto Hong Kong berkisar antara 0,85% hingga 1,99% per tahun, jauh di atas biaya pengelolaan tahunan rata-rata 0,25% yang dibebankan oleh penerbit AS.

Hong Kong Berusaha Bersaing dengan AS

Peluncuran ETF ini dipandang sebagai langkah untuk menjadikan Hong Kong sebagai pusat aset digital yang teregulasi. Namun, ada beberapa tantangan yang harus dihadapi Hong Kong, seperti biaya yang lebih tinggi dan aksesibilitas yang terbatas bagi investor China daratan.

Baca Juga: Token FRIEND Melesat 51% dalam 3 Hari, Ini Dia Aplikasi Sosial Media Baru di Dunia Web3!

Meskipun demikian, Hong Kong tetap bertekad untuk bersaing dengan AS dalam pasar ETF Bitcoin. Dengan regulasi yang jelas dan dukungan dari pemerintah, Hong Kong memiliki potensi untuk menjadi pusat aset digital global.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer:
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Array