Elon Musk Bantah Investasi $500 Juta di xAI Selama Pembicaraan Valuasi!

Elon Musk Bantah Investasi $500 Juta di xAI Selama Pembicaraan Valuasi!

Kabar terkini dari Elon Musk menyangkal telah mengunci dana investasi sebesar $500 juta untuk perusahaan AI miliknya, xAI, telah menarik perhatian dunia teknologi. Meski demikian, terdapat desas-desus yang menggambarkan valuasi perusahaan ini berada di kisaran $20 miliar. Apa yang sebenarnya terjadi di dalam perusahaan AI yang penuh misteri ini?

Elon Musk dan xAI: Penyangkalan dan Spekulasi Valuasi

elon musk dan xai
Sumber: Akun X News Daily

Elon Musk, melalui responsnya terhadap sebuah laporan dari Bloomberg, menegaskan bahwa klaim tentang investasi $500 juta ke xAI tidaklah benar. Namun, laporan yang sama menyebutkan bahwa xAI tengah dalam tahap negosiasi valuasi yang berkisar antara $15 miliar hingga $20 miliar.

Diskusi ini diperkirakan akan berlanjut selama beberapa minggu mendatang, dengan potensi penyesuaian angka. Berdasarkan informasi dari Bloomberg, Musk bersama para investor diperkirakan akan menetapkan ketentuan investasi dalam waktu yang tidak lama lagi.

Ada indikasi bahwa beberapa pihak mungkin akan mendapatkan kapasitas komputasi sebagai bonus, atau bahkan sebagai pengganti, untuk kepemilikan saham di xAI. Ini menandakan adanya negosiasi yang tidak biasa yang melibatkan aset dan kepemilikan perusahaan.

Baca Juga: Elon Musk: Penyelamat Twitter dari ‘Virus Pikiran’ dan Kritikus NFT

Investasi dan Aliansi Strategis

Pada bulan November 2023, Musk mengumumkan bahwa pemegang saham ekuitas di X akan memperoleh 25% saham di xAI. Ini berarti bahwa investor diundang untuk mengalokasikan minimal 25% dari investasi mereka di X ke xAI.

Sebagai ilustrasi, apabila mereka menanam modal sebesar $10 miliar di X, mereka diharapkan untuk menginvestasikan $2,5 miliar atau lebih di xAI. xAI telah berhasil mengumpulkan dana melalui penjualan pribadi yang mencapai $865,3 juta dalam bentuk sekuritas ekuitas yang belum terdaftar, sesuai dengan dokumen yang diajukan ke U.S. Securities and Exchange Commission pada tanggal 5 Desember 2023.

Penjualan ini ditujukan bagi investor yang telah terverifikasi dengan pembatasan penjualan ulang sesuai dengan Rule 506(b).

Baca Juga: Elon Musk Bantah Pembuatan Token Crypto oleh Perusahaannya, Fokus Pada Inovasi AI!

Di sisi lain, layanan internet satelit Starlink yang dimiliki oleh Musk telah memberikan dukungan komunikasi di Semenanjung Noto, Jepang, pasca terjadinya gempa bumi. Starlink, yang dioperasikan oleh SpaceX, telah menyediakan 550 unit router untuk membantu para petugas penyelamat dan warga yang terkena dampak bencana.

Layanan Starlink, yang mulai beroperasi di Jepang pada Desember 2022, memanfaatkan satelit di orbit rendah untuk menyediakan akses internet yang lebih cepat dibandingkan dengan layanan satelit tradisional. Keberhasilan teknologi ini di Ukraina yang sedang dilanda konflik telah menunjukkan pentingnya akses komunikasi yang handal dalam situasi darurat.

Kesimpulan

Dari penyangkalan terhadap klaim investasi hingga kontribusi dalam upaya penanggulangan bencana, Elon Musk tetap menjadi sosok penting dalam cerita teknologi dunia. Meskipun ada keraguan dan spekulasi, tindakan yang diambil oleh Musk dan perusahaannya tetap layak untuk diperhatikan. Kita semua menantikan untuk melihat bagaimana xAI dan Starlink akan mengubah wajah masa depan teknologi dan komunikasi.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi