Setia pada Bitcoin, El Salvador Rencanakan Obligasi Berbasis Bitcoin dan Kota Bitcoin!

author:

Setia pada Bitcoin, El Salvador Rencanakan Obligasi Berbasis Bitcoin dan Kota Bitcoin!

El Salvador, negara yang dikenal dengan adopsi Bitcoin sebagai alat pembayaran sah, tetap berkomitmen untuk mendukung mata uang digital tersebut.

Presiden Nayib Bukele bertekad untuk melanjutkan upayanya dalam menjadikan El Salvador sebagai pusat cryptocurrency dunia, meskipun mendapat tekanan dari lembaga internasional seperti Dana Moneter Internasional (IMF).

El Salvador Tetap Setia pada Bitcoin

Presiden Nayib Bukele menegaskan bahwa Bitcoin akan tetap menjadi alat pembayaran yang sah di El Salvador. Keputusan ini diambil setelah Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) menyetujui peluncuran dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) yang melacak Bitcoin.

Baca juga: Pertama di Dunia! El Salvador Luncurkan Obligasi Bitcoin Berbasis Vulkanik “Volcano Bonds”

Bukele menilai bahwa keputusan SEC tersebut semakin memperkuat tekad pemerintah El Salvador untuk mempertahankan kebijakan ramah cryptocurrency. Wakil Presiden Felix Ulloa menyatakan bahwa pemerintah El Salvador tidak akan meninggalkan Bitcoin.

Lebih lanjut, Felix Ulloa mengatakan bahwa keputusan SEC tersebut telah memberikan kredibilitas yang lebih besar terhadap Bitcoin di seluruh dunia. Ulloa juga menekankan bahwa pemerintah El Salvador akan terus mendukung penggunaan Bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah.

Rencana Masa Depan Bitcoin Bukele

nayib bukele pemilu 2024
Sumber: Latinoamerica

Presiden Bukele memiliki rencana besar untuk memajukan Bitcoin di El Salvador. Ia berencana untuk meluncurkan obligasi yang didukung oleh Bitcoin pada kuartal pertama tahun 2024. Obligasi ini diharapkan dapat menarik investor global dan membantu pemerintah El Salvador dalam membiayai proyek-proyek pembangunan.

Selain itu, Bukele juga berencana untuk membangun Kota Bitcoin, sebuah kawasan bebas pajak yang didedikasikan untuk pengembangan cryptocurrency. Kota Bitcoin ini akan terletak di bagian timur El Salvador dan akan menawarkan berbagai fasilitas dan layanan yang ramah cryptocurrency.

Tidak hanya itu, pemerintah El Salvador juga akan mengeluarkan paspor khusus bagi investor yang berkontribusi sebesar $1 juta dalam bentuk cryptocurrency. Simak selengkapnya di El Salvador Luncurkan Visa Kebebasan Berbasis Bitcoin yang Menawarkan Kewarganegaraan!

Taruhan Bitcoin El Salvador Mulai Membuahkan Hasil

Keputusan El Salvador untuk mengadopsi Bitcoin sebagai alat pembayaran sah ternyata mulai membuahkan hasil. Data dari Nayibtracker.com, yang melacak pembelian Bitcoin negara tersebut berdasarkan cuitan Bukele, menunjukkan bahwa El Salvador akan memperoleh keuntungan sekitar $4 juta jika memutuskan untuk menjual kepemilikannya.

Selain El Salvador, beberapa investor besar cryptocurrency lainnya juga telah melihat keuntungan mereka mencapai miliaran dolar. MicroStrategy, salah satu pemegang Bitcoin institusional terbesar, telah melihat keuntungan yang belum direalisasi melonjak hingga $2 miliar.

Tether, perusahaan di balik stablecoin terbesar di dunia, juga telah menyaksikan peningkatan signifikan dalam nilai cadangan Bitcoin-nya, melampaui $1 miliar dalam bentuk keuntungan.

Secara keseluruhan, El Salvador terus maju dalam upayanya untuk menjadi pusat cryptocurrency dunia. Dengan rencana peluncuran obligasi berbasis Bitcoin, pembangunan Kota Bitcoin, dan penerbitan paspor khusus bagi investor cryptocurrency, El Salvador menunjukkan komitmennya yang kuat terhadap mata uang digital tersebut.

Keputusan El Salvador untuk mengadopsi Bitcoin sebagai alat pembayaran sah telah menjadi contoh bagi negara-negara lain yang ingin mengeksplorasi potensi cryptocurrency.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: