Dana Triliunan Rupiah Terancam Hengkang dari ETF Bitcoin Grayscale? Ini Pengaruhnya!

Dana Triliunan Rupiah Terancam Hengkang dari ETF Bitcoin Grayscale? Ini Pengaruhnya!

Ketika pasar crypto Amerika Serikat menyambut antusias peluncuran ETF Bitcoin spot dengan volume transaksi tinggi, harga Bitcoin justru tergelincir sebesar 11%. Analis JPMorgan mengaitkan fenomena ini dengan aksi investor yang meninggalkan ETF Grayscale.

Dalam sebuah laporan, mereka memprediksi bahwa hingga $10 miliar dana bisa mengalir keluar dari produk investasi tersebut, menambah tekanan pada pasar crypto.

Aliran Dana Keluar Massif

ETF Bitcoin spot Grayscale, GBTC, telah mengalami outflow lebih dari $1,5 miliar sejak 11 Januari. Kejadian ini dianggap sebagai faktor tambahan yang membebani pasar crypto, menurut tim analis JPMorgan yang dipimpin oleh Nikolaos Panigirtzoglou.

Mereka memperingatkan bahwa situasi bisa memburuk bagi GBTC, dengan estimasi tambahan dana keluar sebesar $10 miliar. Laporan tersebut juga menyoroti pentingnya likuiditas dan kedalaman pasar.

Baca Juga: Wow, ETF Bitcoin Raup 95.000 BTC dalam Waktu Singkat!

JPMorgan menekankan bahwa risiko akan meningkat bagi GBTC jika ETF Bitcoin spot lainnya berhasil mencapai ukuran dan likuiditas yang signifikan. Likuiditas yang rendah bisa menjadi masalah bagi investor karena dapat menyulitkan mereka untuk menjual saham mereka.

Penekanan Harga dan Persaingan Ketat

grayscale bitcoin trust
Sumber: U Today

Setelah konversi GBTC dari trust tertutup menjadi ETF, investor crypto memanfaatkan kesempatan ini untuk keluar dari posisi GBTC mereka. Beberapa di antara mereka memilih untuk mengambil keuntungan penuh pasca konversi ETF dengan keluar sepenuhnya dari ruang crypto daripada beralih ke ETF Bitcoin spot yang lebih murah, sebagaimana dijelaskan dalam laporan tersebut.

JPMorgan memperkirakan bahwa outflow tambahan sebesar $1,5 miliar bisa terjadi dalam beberapa minggu ke depan, yang akan memberikan tekanan lebih lanjut pada harga Bitcoin. Laporan tersebut juga menyoroti bahwa GBTC harus menurunkan biaya manajemennya yang saat ini sebesar 1,5%, terutama mengingat persaingan yang menawarkan biaya lebih rendah, seperti Ark Invest dan BlackRock.

Rotasi Dana dan Perilaku Investor

Inflow ke dalam ETF Bitcoin spot pesaing telah tercatat “layak”, dengan jumlah yang sebanding dengan peluncuran produk terkait Bitcoin sebelumnya. JPMorgan menyatakan bahwa sebagian besar dari $3 miliar inflow tersebut mencerminkan rotasi dari kendaraan Bitcoin yang sudah ada.

Bukan hanya investor institusional yang memindahkan uang mereka, tetapi juga trader ritel yang tampaknya beralih dari bursa crypto ke ETF Bitcoin spot yang lebih murah. JPMorgan menggunakan aliran Bitcoin kumulatif on-chain dari dompet yang lebih kecil sebagai proksi untuk investor ini, yang menunjukkan penurunan baru-baru ini.

Paragraf Penutup

Dinamika pasar crypto saat ini menunjukkan bahwa perubahan strategi investasi dan preferensi produk dapat memiliki dampak signifikan terhadap aliran dana dan harga aset.

Keputusan investor untuk keluar dari GBTC dan beralih ke alternatif yang lebih murah menandakan era baru persaingan di antara produk investasi crypto, dengan implikasi yang luas bagi seluruh industri.

Baca Juga: Investasi Bitcoin Melonjak: ETF Kumpulkan 95.000 BTC dalam Waktu Singkat!

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer:
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi