Skandal Keuangan Guncang Dunia Crypto: Eksekutif Binance Ditahan di Nigeria

Skandal Keuangan Guncang Dunia Crypto: Eksekutif Binance Ditahan di Nigeria

Jakarta, Pintu News – Dalam perkembangan terbaru yang mengejutkan industri crypto, Tigran Gambaryan, eksekutif senior Binance, telah ditahan di Nigeria atas tuduhan pencucian uang dan penipuan pajak. Kejadian ini menarik perhatian global dan menimbulkan pertanyaan serius tentang operasi Binance di negara-negara berkembang. Simak berita lengkapnya berikut inI!

Penangkapan dan Pembelaan

Tigran Gambaryan, yang menjabat sebagai kepala kepatuhan keuangan di Binance, telah ditahan selama lebih dari 40 hari setelah diundang oleh pemerintah Nigeria. Dia kemudian dituduh melakukan penggelapan pajak dan penipuan, yang telah menimbulkan kegemparan di kalangan investor dan pengguna crypto.

Gambaryan membantah semua tuduhan yang diajukan kepadanya, menegaskan bahwa dia tidak memiliki wewenang pengambilan keputusan dalam operasi Binance di Nigeria. Selama persidangan, dia berargumen bahwa tanggung jawab atas kegiatan Binance tidak seharusnya jatuh kepadanya, sebuah pembelaan yang ditolak oleh hakim. Hakim Emeka Nwite menegaskan bahwa kunjungan sebelumnya Gambaryan ke Nigeria sebagai perwakilan Binance membuatnya bertanggung jawab menurut hukum setempat.

Baca Juga: Binance dalam Pusaran Kontroversi di Nigeria: Eksekutif Ditahan, Kerja Sama Dipertanyakan

Implikasi Lebih Luas

binance marketplace brc20
Sumber: Reuters

Penahanan Gambaryan dan tuduhan terhadapnya menyoroti penyelidikan yang lebih luas terhadap aktivitas Binance di Nigeria. Otoritas lokal menuduh bahwa bursa tersebut telah memanipulasi dan meruntuhkan nilai tukar mata uang lokal, Naira Nigeria. Tuduhan ini tidak hanya menimbulkan kekhawatiran tentang keamanan dan keandalan platform crypto, tetapi juga tentang dampaknya terhadap ekonomi lokal.

Sementara Gambaryan tetap berada dalam tahanan, Nadeem Anjarwalla, manajer regional Binance untuk Afrika, dilaporkan telah melarikan diri dari Nigeria. Kejadian ini menambah kompleksitas kasus dan meningkatkan spekulasi tentang operasi internal Binance.

Kesimpulan dan Dampak ke Depan

Skandal ini menandai babak baru dalam tantangan hukum dan regulasi yang dihadapi oleh industri crypto. Penahanan eksekutif Binance di Nigeria menimbulkan pertanyaan penting tentang tanggung jawab dan akuntabilitas dalam operasi crypto lintas negara. Ke depannya, komunitas global mungkin perlu mempertimbangkan kerangka kerja hukum yang lebih ketat untuk melindungi investor dan memastikan kepatuhan terhadap hukum lokal.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: