Donasi Kripto di Korea Selatan: Sebuah Langkah Maju yang Setengah-setengah

author:

Donasi Kripto di Korea Selatan: Sebuah Langkah Maju yang Setengah-setengah

Jakarta, Pintu News – Korea Selatan, negara yang sering menjadi yang terdepan dalam adopsi mata uang kripto, telah mengambil langkah hati-hati terkait donasi kripto.

Undang-undang donasi yang baru saja diperbarui, yang disahkan pada awal Mei 2024, tidak sepenuhnya melegalkan kontribusi kripto.

Meskipun langkah ini merupakan langkah maju kecil, namun hal itu membuat status donasi kripto dalam keadaan tidak pasti.

Undang-Undang Baru: Secercah Harapan, Namun Ketidakpastian Tetap Ada

transparansi investasi korea selatan
Sumber: Outlook India

Korea Selatan memiliki hubungan yang kompleks dengan mata uang kripto. Negara ini telah menyaksikan pertumbuhan eksplosif dalam perdagangan kripto tetapi juga bergulat dengan kekhawatiran tentang volatilitas, pencucian uang, dan penghindaran pajak.

Baca juga: Korea Selatan akan Meresmikan Unit Investigasi Crypto di Tengah Lonjakan Kejahatan

Ambivalensi ini telah terwujud dalam peraturan yang membatasi aktivitas kripto tertentu sementara mengizinkan yang lain.

Undang-undang donasi yang baru saja disahkan membuka jalan bagi kemungkinan donasi kripto di masa mendatang. Namun, undang-undang tersebut tidak secara eksplisit melegalkannya.

Sebaliknya, undang-undang tersebut menetapkan kerangka kerja untuk peraturan masa depan yang berpotensi mengatur donasi kripto. Ini berarti bahwa legalitas donasi kripto masih belum jelas, membuat badan amal dan calon donatur dalam mode menunggu dan melihat.

Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Pemerintah Korea Selatan telah mengindikasikan bahwa mereka sedang membentuk komite untuk mempelajari masalah donasi kripto lebih lanjut. Komite ini kemungkinan akan memeriksa potensi risiko dan manfaat yang terkait dengan kontribusi tersebut sebelum mengusulkan peraturan konkret.

Garis waktu untuk proses ini masih belum pasti, dan mungkin perlu waktu berbulan-bulan sebelum ada keputusan definitif tentang legalitas donasi kripto.

Lebih lanjut, ketidakjelasan saat ini seputar donasi kripto menciptakan tantangan bagi badan amal. Mereka yang mungkin ingin menerima kontribusi kripto sekarang dibiarkan dalam keadaan berubah-ubah, tidak yakin tentang konsekuensi hukumnya.

Donatur yang mungkin lebih suka memberi kripto juga terjebak menunggu pedoman yang lebih jelas.

Baca juga: Strategi Baru dalam Politik Korea Selatan: Janji Akses ke ETF Bitcoin AS Demi Suara Pemilih

Masa Depan Donasi Kripto di Korea Selatan

Beberapa analis percaya bahwa pendekatan hati-hati Korea Selatan terhadap donasi kripto adalah kesempatan yang hilang.

Mereka berpendapat bahwa donasi kripto yang sepenuhnya dilegalkan dapat meningkatkan pemberian amal dan selanjutnya memposisikan Korea Selatan sebagai pemimpin dalam lanskap mata uang kripto global.

Secara keseluruhan, sikap Korea Selatan terhadap donasi kripto adalah cerita yang masih ditulis. Bulan-bulan mendatang akan mengungkapkan apakah negara tersebut akan sepenuhnya merangkul bentuk pemberian baru ini atau mengambil pendekatan yang lebih hati-hati.

Terlepas dari keputusan akhir, situasi ini menyoroti percakapan yang sedang berlangsung tentang bagaimana mengintegrasikan mata uang kripto ke dalam lanskap keuangan secara bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: