Bank Sentral India Memperluas Akses Dompet CBDC di Tengah Perlambatan Volume

author:

Bank Sentral India Memperluas Akses Dompet CBDC di Tengah Perlambatan Volume

Jakarta, Pintu News – Bank Sentral India, Reserve Bank of India (RBI), baru-baru ini mengumumkan kebijakan terbarunya yang berkaitan dengan pengembangan dan regulasi pasar keuangan, sistem pembayaran, dan fintech di India.

Langkah ini termasuk rencana untuk distribusi mata uang digital bank sentral (CBDC) melalui operator sistem pembayaran non-bank, dengan tujuan untuk memperluas akses dan menguji ketahanan platform CBDC.

Ekspansi Akses Dompet CBDC

RBI berencana untuk memperluas akses CBDC ke basis pengguna yang lebih luas dengan memungkinkan operator sistem pembayaran non-bank untuk menawarkan dompet CBDC. Ini bertujuan untuk meningkatkan keterjangkauan dan memperkaya pilihan pengguna.

Baca juga: Bank Sentral India Ungkap Rencana Terbaru untuk Cryptocurrency!

Percobaan CBDC saat ini sedang berlangsung di segmen ritel dan grosir, melibatkan lebih banyak bank dan menjelajahi berbagai kasus penggunaan. Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan adopsi CBDC di kalangan masyarakat luas.

Perlambatan Volume Transaksi

Wakil Gubernur RBI, T Rabi Sankar, memberikan pembaruan tentang volume transaksi dalam konferensi pers yang diadakan setelah pengumuman.

Meskipun awalnya mencapai satu juta transaksi pada akhir Desember, yang dikaitkan dengan interoperabilitas dengan UPI, sistem pembayaran instan India, volume telah melambat sejak saat itu.

Sampai saat ini, transaksi kumulatif telah melebihi 22 juta sejak dimulainya pilot pada Desember 2022. Selain itu, telah ada 4,6 juta konsumen dan 400.000 pedagang yang terdaftar.

Baca juga: Mudrex Hadirkan ETF Bitcoin AS untuk Investor India, Gimana Prospek Masa Depannya?

Fokus pada Transaksi Ritel

masa depan cbdc
Sumber: Elliptic

Dengan sedikitnya pedagang yang menerima mata uang digital, sebagian besar transaksi awal adalah antar-pribadi (P2P).

Namun, seiring dengan semakin banyaknya toko yang mulai menerima rupee digital, terjadi pergeseran menuju transaksi ritel yang lebih banyak.

Seiring dengan perkembangan CBDC, bank sentral menambahkan fungsionalitas tambahan, seperti pembayaran yang dapat diprogram dan fungsionalitas offline, yang masih dalam pengujian internal. Ini menandai langkah maju dalam inovasi pembayaran digital di India.

Dalam menghadapi tantangan dan peluang baru, India terus berinovasi dalam ekosistem pembayaran digitalnya.

Ekspansi akses dompet CBDC dan penyesuaian terhadap dinamika volume transaksi menunjukkan komitmen India terhadap adaptasi dan kemajuan teknologi keuangan.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: